DPR Dinilai Lelet Bahas RUU Pilkada

Kamis, 28 Agustus 2014 - 15:56 WIB
DPR Dinilai Lelet Bahas...
DPR Dinilai Lelet Bahas RUU Pilkada
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR dinilai lelet dalam membahas Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada).

DPR dinilai lebih banyak membahas sesuatu yang tidak krusial.

"Pembahasan RUU Pilkada lelet sekali karena yang dibahas itu yang tidak krusial," ujar Ketua Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Didik Supriyanto dalam diskusi bertajuk Masa Depan RUU Pilkada Serentak di Cafe Deli, Menteng, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Didik mengatakan, pembahasan yang tidak krusial itu seperti perdebatan antara keinginan pemerintah yang berbeda dengan DPR.

Dia mengungkapkan pemerintah menghendaki pemilihan gubernur, wali kota dan bupati dilakukan oleh anggota DPRD.

Sementara, kata dia, DPR menginginkan pemilihan tersebut dilakukan secara demokratis, yakni pemilihan langsung seperti yang terjadi sekarang.

Didik menginginkan, subtansi pembahasan RUU Pilkada lebih mengena jika regulasinya diperjelas.

Dengan begitu, kata dia, pilkada akan mudah diatur jika dihubungkan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemilu serentak pada 2019.

"Yang saya usulkan hentikan RUU Pilkada. Karena subtansinya berbeda dengan pemerintahan yang baru nanti," ujarnya.

Dia menilai, tugas pemerintah dan DPR ke depan mengatur lebih jelas kedudukan antar undang-undang kepemiluan yang ada sekarang.
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved