PKB Tak Setuju Menteri Lepas Jabatan Parpol

Senin, 25 Agustus 2014 - 15:08 WIB
PKB Tak Setuju Menteri...
PKB Tak Setuju Menteri Lepas Jabatan Parpol
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tetap tidak setuju dengan gagasan Joko Widodo (Jokowi) yang melarang menteri merangkap jabatan struktural partai politik.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, seorang menteri memang harus fokus di kabinet, namun mereka tidak harus melepaskan jabatan di struktur partai. Sebab, jabatan di partai sebatas tanggung jawab terhadap partai.

Muhaimin mengaku belum pernah membicarakan masalah kabinet dengan Jokowi. Dia juga belum tahu kader PKB yang akan dipilih kabinet nanti.

"Saya sendiri belum tahu apakah Pak Jokowi mau mengambil kader-kader PKB sebagai menterinya nanti," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu di kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu 24 Agustus kemarin.

Sementara itu, Wasekjen DPP PKB Daniel Johan mengatakan, ide menteri harus melepas jabatan parpol tidak dikenal dalam konstitusi dan bukan ukuran untuk menilai baik-buruknya kinerja seorang menteri.

Fungsi dan peran partai juga bagian utuh yang tidak dapat dilepaskan dalam memperkuat presidensial. "Baik buruknya kinerja menteri tidak ditentukan apa dia kader dan menjabat di partai atau tidak," kata Daniel.

Menurutnya, fungsi dan peran partai menjadi bagian utuh dalam upaya memperkuat pemerintah Jokowi-JK. Meniadakan dan melepaskan partai sama saja memperlemah penguatan presidensial.

"Jadi sikap kami ini tegas untuk memperkuat kepemimpinan Jokowi dan bukan sebaliknya," katanya.
(hyk)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved