Kubu Prabowo-Hatta Kecewa MK Tak Anggap Kasus Dogyai

Kamis, 21 Agustus 2014 - 21:43 WIB
Kubu Prabowo-Hatta Kecewa...
Kubu Prabowo-Hatta Kecewa MK Tak Anggap Kasus Dogyai
A A A
JAKARTA - Kuasa Hukum Prabowo-Hatta mengaku kecewa atas putusan Mahkamah Kontitusi (MK) yang menolak seluruh permohonan gugatan sengketa pemilu presiden.

"Ternyata kerja keras kita untuk mencari keadilan tidak dapat pertimbangan dari hakim," ujar kuasa hukum Prabowo-Hatta, Didi Supriyanto, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Menurut Didi, jika majelis hakim berlaku cermat, seharusnya masalah di Dogyai, Papua, bisa menjadi pertimbangan para hakim dalam memutuskan.

Seharusnya hakim konstitusi tak mengedepankan masalah sistem noken yang berlaku di sana. Tetapi, masalah hasil perolehan suara tanpa aktivitas pemilihan.

Dilanjutkan dia, setelah keluarnya putusan MK, kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya kepada tim pemenangan atau disebutnya prinsipal Prabowo-Hatta untuk mengambil langkah lanjutan.

Menurut Didi, kuasa hukum akan tetap menempuh jalur hukum lain pasca putusan MK. Katanya, menentukan langkah hukum lanjutan kembali diserahkan kepada tim Koalisi Merah Putih.

"Tentunya masih ada langkah hukum seperti laporan di polisi, termasuk di MK soal PKPU (Peraturan KPU) itu," tuntasnya.

Sebelumnya Ketua Tim Kuasa Hukum, Maqdir Ismail, bisa menerima amar putusan MK. Makdir pun belum mengetahui langkah apa yang akan dilakukan pasangan capres-cawapres dengan nomor urut 1 itu, maupun kuasa hukum paska putusan yang dikeluarkan lembaga konstitusi tersebut.

"Ya kita belum tahu. Kita lihat saja nanti. Saya kira kalau hukum acara sudah selesai," pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved