Jelang Putusan MK, Bali dan Nusa Tenggara Terkendali

Kamis, 21 Agustus 2014 - 09:56 WIB
Jelang Putusan MK, Bali...
Jelang Putusan MK, Bali dan Nusa Tenggara Terkendali
A A A
DENPASAR - Pihak keamanan memastikan situasi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara tetap terkendali menjelang putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2014.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya menegaskan hal itu seusai mengikuti gelar pasukan dengan inspektur upacara Kapolda Bali Inspektur Jenderal Albertus Julius Benny Mokalu.

Wisnu mengingatkan semua pihak agar tetap menjaga keamanan situasi Bali. Keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya hanya tergantung aparat Polri dan TNI. Perlu dukungan semua pihak untuk turut menciptakan situasi kondusif di lingkungan masing-masing.

Terkait apa pun hasil putusan terkait Pilpres 2014, warga masyarakat diminta tetap menghormati segala putusan MK. "Sekali lagi saya mengajak semua pihak, mari kita hormati segala undang-undang dan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Kita harus jaga ketertiban dan kenyamanan anak bangsa," katanya di sela-sela Apel Siaga Pengamanan Putusan Pilpres MK di Lapangan Renon, Denpasar, Kamis (21/8/2014).

Semua wilayah di Bali, khususnya mulai dari Pelabuhan Gilimanuk hingga Padang Bai dan beberapa titik strategis di pintu masuk Pulau Dewata mendapat penjagaan ketat petugas. Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali harus tetap terjaga keamanan dan kenyamanannya.

Dari pengecekan di semua wilayah hukumnya yang terbentang dari Bali, NTB, hingga NTT, dalam situasi kondusif. "Semuanya dalam kondisi terkendali. Sejuk dan aman," tegasnya.

Jika nanti ada hal tak sepatutnya terjadi dan berpotensi menciptakan instabilitas dan gangguan kamtibmas, harus diambil tindakan cepat. "Laporkan dan kita bertindak cepat, jika ada hal hal tidak sepatutnya, Kita tidak ingin terulang lagi hal-hal tidak bagus."

Dalam kesempatan sama, Kapolda Bali Irjen Benny meminta jajarannya tidak memberikan toleransi bagi pelanggaran hukum yang terjadi. Apalagi, Bali menjadi salah satu daerah yang disengketakan di MK.

Benny juga mengingatkan agar apa pun putusan MK hari ini tetap dihormati. "Jangan kita terpengaruh. Ada pelanggaran hukum tindak, tidak ada kompromi," tegas mantan Kapolda Bengkulu itu.
(zik)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved