TNI Siaga Penuh Antisipasi Pergerakan Massa ke Jakarta

Rabu, 20 Agustus 2014 - 18:06 WIB
TNI Siaga Penuh Antisipasi...
TNI Siaga Penuh Antisipasi Pergerakan Massa ke Jakarta
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko melakukan teleconference untuk mengecek satuan TNI AD, AL, AU di seluruh Indonesia khususnya yang ada di Pulau Jawa dan yang lebih khusus lagi di Jakarta mengenai kesiapan pengamanan dalam rangka pengumuman hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pemilihan Presiden 2014.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad M Basya mengatakan, pada prinsipnya tindakan pengamanan sidang putusan di MK besok pagi tidak berbeda jauh dengan pengamanan-pengamanan yang telah TNI lakukan selama ini baik dalam pileg maupun pilpres.

“Kami akan mengerahkan 30.000 personil. Nantinya akan berada di bawah perintah (BP) kepala Kepolisian RI dan hal tersebut tidak ada perubahan," kata Fuad melalui pers rilis yang diterima Sindonews, Rabu (20/8/2014).

Fuad merincikan, sebanyak 30.000 personil TNI telah tergelar dan tersebar di seluruh Indonesia, nantinya 23.000 personel akan terjun langsung mengamankan hasil sidang. Sedangkan sebanyak 7.000 personel lainnya dalam keadaan standby.

"Satuan-satuan khusus seperti Komando Pasukan Khusus (Kopasuss), Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU dan Marinir TNI AL juga disiagakan dan siap diperbantukan apabila ekskalasi meningkat," kata Fuad.

Dalam keterangannya, Fuad juga menyampaikan, saat ini Panglima TNI telah memerintahkan kepada seluruh Prajurit dalam keadaan siaga I. Menghadapi hasil sidang MK besok, Panglima TNI menegaskan bahwa TNI dalam posisi netral, taat hukum, taat azas, dan taat aturan.

Ia juga menambahkan, Panglima TNI mengingatkan dan menekankan kembali kepada seluruh Prajurit TNI untuk siaga penuh guna mengantisipasi adanya gerakan massa dari berbagai daerah menuju Jakarta.

“Ya, mungkin ada sekitar 2.000 atau 3.000 yang sudah terdeteksi, tetapi sudah diantisipasi oleh TNI supaya jangan sampai ada penumpukan massa nanti di Jakarta," kata Fuad.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved