Komnas HAM Usut Bentrokan di Depan KPU Jatim

Senin, 18 Agustus 2014 - 14:38 WIB
Komnas HAM Usut Bentrokan...
Komnas HAM Usut Bentrokan di Depan KPU Jatim
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengusut kasus bentrokan pendemo dengan polisi di Kantor Kmisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya di Jalan Tenggilis, Jawa Timur 6 Agustus lalu.

Langkah itu diambil Komnas HAM menindaklanjuti laporan Tim Merah Putih yang menyatakan adanya pemukulan kader Partai Gerindra oleh anggota kepolisian.

Komisioner Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron bersama tim pada Minggu (17/8/2014) malam datang ke Surabaya guna mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut.

Dua orang korban pemukulan yakni Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo M Rifai dan kader Tunas Indonesia Raya (Tidar) Marsekan Ibrahim menyampaikan langsung kronologis kejadian itu kepada komisioner Komnas HAM.

Nurkhoiron mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan terkait peristiwa tersebut. "Ini adalah quick respons pengaduan dari Partai Gerindra. Komnas HAM akan menemui Kapolda Jatim untuk mencari keterangan terkait peristiwa ini. Hal ini dilakukan agar tidak ada keterangan sepihak," tuturnya, Minggu (17/8/2014).

Dia mengatakan, Komnas HAM akan mencari tahu motif pemukulan oknum aparat kepolisian saat mengamankan aksi unjuk rasa kader Gerindra itu.

Komnas HAM akan mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan, spontanitas atau memang protap dari atasan seperti itu.

"Apalagi juga ada pengaduan bahwa saat menghalau massa aksi, ada polisi yang menyeletuk ayo maju jangan takut sama Kopassus. Ini kan harus dikroscek kepada Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya," tuturnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Soepriyatno mengapresiasi Komnas HAM yang bertindak cepat dalam menyikapi persoalan itu.

"Pelaku pemukulan kader kami harus diusut tuntas. Ini karena saat demo adalah aksi damai sejak awal. Kami ingin menyampaikan aspirasi politik yang dilindungi undang-undang di depan Kantor KPU Jatim," tutur anggota Fraksi Gerindra DPR ini.

Sebelumnya, pendukung Prabowo-Hatta terlibat bentrok dengan aparat kepolisian saat demo di depan kantor KPU Jawa Timur, Jalan Tenggilis, Surabaya pada Rabu 6 Agustus lalu.
(dam)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved