Saksi Diintimidasi, Tim Prabowo Minta Perlindungan ke LSPK

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 07:06 WIB
Saksi Diintimidasi,...
Saksi Diintimidasi, Tim Prabowo Minta Perlindungan ke LSPK
A A A
JAKARTA - Saksi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dari Papua yakni Novela Nawipa dan Martinus Adi menerima intimidasi karena bersaksi di sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk melindungi keselamatan para saksi, tim kuasa hukum Prabowo-Hatta akan meminta bantuan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Kita akan membuat pengaduan ke LPSK besok. Ini tidak bisa kita diamkan begitu saja karena menyangkut keselamatan jiwa saksi kita dan keluarganya. Kita akan ke LPSK abis salat Jumat," ujarnya Anggota tim advokasi pasangan Prabowo-Hatta, Habiburokhman ketika dihubungi Sindonews, Jumat (15/8/2014).

Ia menuturkan, sejauh ini belum ada peran proaktif LSPK dalam memberi perlindungan terhadap saksi-saksi di MK. Karena itu, pihaknya akan meminta perlindungan sejumlah saksi dari kubu Prabowo-Hatta.

"Sebenarnya dari Papua ada Novela Nawipa dan Elvincent Dokomo, dari Nias Selatan Irwansyah. Mungkin ada sekitar 5-6 orang yang kita minta perlindungan khusus," ungkapnya.

Sebelumnya, Anggota tim pembela merah putih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Elza Syarif mengungkapkan para saksi dari Papua yang memberikan keterangan dalam sidang PHPU mendapat ancaman dan teror. Bentuk ancamannya bermacam-macam.

Novela Nawipa misalnya, kediamannya dirusak oleh orang tak dikenal. Sementara, Martinus Adi menyampaikan kesaksiannya dalam sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014.

Sebelum menyampaikan kesaksiannya, Martinus mencurahkan isi hatinya yang mengaku menerima ancaman saat akan memberikan keterangan di MK.

"Di MK ini saya mau menyampaikan saya di SMS dan telepon istri dan anak saya diancam," kata Martinus di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, kemarin.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Usut Korupsi Batu Bara...
Usut Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah Kafe dan Money Changer di Jaksel
Penampakan Land Cruiser...
Penampakan Land Cruiser terkait Kasus Bupati Kuansing Tiba di Rupbasan KPK
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Mashum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved