Napi Pendukung ISIS Bisa Kena Sanksi

Kamis, 14 Agustus 2014 - 17:20 WIB
Napi Pendukung ISIS...
Napi Pendukung ISIS Bisa Kena Sanksi
A A A
JAKARTA - Jika seorang narapidana (napi) diketahui sebagai pendukung gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS) akan dikenai sanksi.

Lembaga pemasyarakatan (lapas) pun juga menjadi sasaran penyebaran ISIS. Direktur Jenderal Lembaga Pemasyarakatan (Direjen Pas) Handoyo Sudrajat mengatakan, memungkinkan adanya sanksi bagi penghuni lapas yang menjadi pendukung gerakan ISIS.

"Setiap lapas pastilah memiliki tata tertib dan peraturan. Tentu kalau itu terbukti melanggar ada sanksi," ujarnya kepada KORAN SINDO, Kamis (14/8/2014).

Terkait sanksi apa saja yang akan dijatuhkan, Handoyo mengatakan masih akan melakukan pendalaman. "Kita lihat untuk melakukan penindakan. Misalnya tidak boleh dibesuk atau tidak diberi remisi," katanya.

Dia mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, atribut-atribut gerakan ISIS masuk ke lapas melalui rekan-rekan napi yang melakukan kunjungan.

Baik keluarga maupun rekan-rekan napi memiliki cara tersendiri buat memasukan atribut-atribut tersebut. Misalnya saja di Lapas Nusakambangan, bendera ISIS dijadikan sebagai jilbab.

"Maka dari itu kami pelaksanakan penggeledahan. Seperti di Tangerang itu kan ditemukan juga karena penggeledahan," paparnya.

Handoyo mengatakan, sasaran gerakan ISIS di lapas utamanya ditujukan kepada para napi terorisme. Seperti diketahui, sebelumnya tersebar foto Abu Bakar Ba'asyir yang tengah menjalani hukuman melakukan ba'iat di Lapas Nusakambangan.

Selain itu, Selasa kemarin Polres Metro Tangerang dan Kodim 0506 berhasil menemukan atribut ISIS di Lapas Kelas 1 Dewasa Tangerang, Banten.

Atribut tersebut antara lain bendera dan kaos dari hasil penggeledahan yang dilakukan aparat gabungan sejak pagi hari. Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan siap bekerja sama bersama pihak lapas untuk melakukan penggeladahan.

Menurutnya, ketika pihak lapas membutuhkan bantuan dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga terus melakukan pemantauan terhadap pihak keluarga teroris.

Pemantauan ini dilakukan oleh badan intelejen polri. "Kalau itu terus dilakukan. Baintelkan Polri pasti monitoring," ujarnya.

Ronny mengatakan, kegiatan ISIS di Indonesia memang melibatkan pelaku-pelaku teror dan sindikatnya. Menurut dia dengan berkembangnya ISIS, cukup memermudah target polisi untuk menangkap daftar pencarian orang (DPO) yang terlibat kasus terorisme.

"Mereka muncul di Indonesia. Itu yang memudahkan. Dengan adanya ISIS kita antisipasi jangan sampai berkembang dan melakukan teror berikutnya," ungkapnya.

Dia menegaskan, untuk tidak sama sekali memberikan kesempatan ISIS berkembang di Indonesia.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved