Dua Perwira Polisi Diduga Terima Suap Judi Online

Kamis, 14 Agustus 2014 - 16:16 WIB
Dua Perwira Polisi Diduga...
Dua Perwira Polisi Diduga Terima Suap Judi Online
A A A
JAKARTA - Dua perwira Polri yang bertugas di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat ditangkap Pengamanan Internal (Paminal) Polri.

Keduanya ditangkap karena diduga menerima suap dari bandar judi online sebesar miliaran rupiah.

Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri Kombes Pol Yudhiawan mengatakan, pihaknya menerima limpahan kasus itu dari Biro Paminal di wilayah Bogor, Jawa Barat.

"Di sana ditemukan dugaan suap yang terkait dengan dugaan pidana tindak pidana perjudian internet (online) oleh tersangka AKBP MK, selaku Kasubdit III dan AKP DS selaku Panit II Subdit III Ditreskrimum Polda Jawa Barat," kata Yudhiawan dalam keterangan pernya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (14/8/2014).

Dia menerangkan, kejadian berawal pada 17 Juni 2014, saat penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Jabar telah memblokir beberapa nomor rekening bank yang diduga terkait proses penyidikan tindak pidana judi online.

"Kemudian pada tanggal 23 Juli di lapangan parkir Polda Jabar diduga telah terjadi korupsi dengan penerimaan uang Rp60 juta yang dilakukan oleh AKP DS dan kawan-kawan yang diberikan oleh saudara AI (bandar judi)," tutur Yudhiawan.

Uang tersebut, kata dia, imbalan atas pembukaan dua buah rekening yang terkait tindak pidana online tersebut.

"Ternyata itu penerimaan tahap ketiga. Sebelumnya sudah ada dua kali penerimaan uang dengan rincian Rp240 juta dan Rp70 juta," tuturnya.

Kemudian dalam peristiwa berbeda, AKBP MB diduga menerima suap senilai Rp5 miliar dari bandar judi berisial AD dan T.

Dia menjelaskan uang imbalan tersebut diterima setelah berhasil membuka beberapa rekening bank yang sudah diblokir.

"AKBP MB menerima uang di Kota Wisata Desa Ciangsana Kabupaten Bogor yang diduga sebagai imbalan atas tindakan pembukaan blokir rekening yang terkait dengan perkara judi online di Polda Jabar," ungkap Yudhiawan

Barang bukti yang berhasil disita dari tangan AKBP MB, sebesar Rp5 miliar dan USD168 ribu. Sedangkan, dari tangan AKP DS, berhasil disita uang tunai Rp370 juta dan dokumen-dokumen terkait penanganan judi online.

"Terhadap tersangka AKBP MB telah dilakukan penahanan selama 20 hari sejak 12 Agustus 2014, bertempat di rutan Bareskrim Polri," tuntasnya.

Keduanya dikenakan Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (a) dan b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana telah diubang dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 dan Pasal 64 KUHP.
(dam)
Berita Terkait
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Mutasi Polri, Brigjen...
Mutasi Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo Ditunjuk Jadi Kadiv Propam
Begini Suasana Pengamanan...
Begini Suasana Pengamanan Mabes Polri Pasca Penyerangan Teroris
Profil Irjen Pol Ramdani...
Profil Irjen Pol Ramdani Hidayat, Alumni Akpol 1990 yang Jabat Dankor Brimob
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved