Peserta Demo di MK Berebut Nasi Kotak
Selasa, 12 Agustus 2014 - 19:00 WIB
Peserta Demo di MK Berebut Nasi Kotak
A
A
A
JAKARTA - Pembagian konsumsi berupa nasi kotak untuk massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, yang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (12/8/2014), berlangsung alot.
Seratusan massa aksi itu datang ke Gedung MK untuk memberi dukungan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014.
Beberapa koordinator massa dari Garda Pendukung (Gardu) Prabowo berseragam cokelat, terlihat berusaha menertibkan kerumunan simpatisan yang berebut untuk mendapatkan makanan tersebut.
"Ayo jangan bikin malu, yang tidak pakai seragam jangan mengambil makanan sendiri. Mana korlapnya?" ujar seorang orator dari atas mobil yang membawa alat pengeras suara di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014).
Salah satu simpatisan yang berada dalam kerumunan massa berteriak sambil menunjukkan secarik kertas yang berisi catatan nama-nama simpatisan.
"Pak saya perwakilan dari massa yang belum datang. Massa saya ada 200 orang," ujar salah seorang wanita bertopi merah kepada panitia.
Berbelitnya proses pembagian makanan membuat seorang relawan lainnya mencetuskan untuk membagi rata per kelompok relawan. Tapi, hal itu mendapat penolakan dari panitia.
"Bapak ini saya buat 2.000. Kalau dibagi rata nanti tidak kebagian semua. Biar kita bagi ke korlapnya saja biar mereka yang bagi," katanya.
Tak sabar dengan komando tersebut, para simpatisan yang sudah menunggu di beberapa titik langsung berebut mengambil makan. Alhasil, ada beberapa relawan yang tidak kebagian makanan.
"Lagian pada rebutan. Enggak kebagian kan. Yuk cari di tempat lain kali saja dapat," kata salah seorang bocah belasan tahun yang ikut dalam aksi demonstrasi.
Seratusan massa aksi itu datang ke Gedung MK untuk memberi dukungan dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014.
Beberapa koordinator massa dari Garda Pendukung (Gardu) Prabowo berseragam cokelat, terlihat berusaha menertibkan kerumunan simpatisan yang berebut untuk mendapatkan makanan tersebut.
"Ayo jangan bikin malu, yang tidak pakai seragam jangan mengambil makanan sendiri. Mana korlapnya?" ujar seorang orator dari atas mobil yang membawa alat pengeras suara di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014).
Salah satu simpatisan yang berada dalam kerumunan massa berteriak sambil menunjukkan secarik kertas yang berisi catatan nama-nama simpatisan.
"Pak saya perwakilan dari massa yang belum datang. Massa saya ada 200 orang," ujar salah seorang wanita bertopi merah kepada panitia.
Berbelitnya proses pembagian makanan membuat seorang relawan lainnya mencetuskan untuk membagi rata per kelompok relawan. Tapi, hal itu mendapat penolakan dari panitia.
"Bapak ini saya buat 2.000. Kalau dibagi rata nanti tidak kebagian semua. Biar kita bagi ke korlapnya saja biar mereka yang bagi," katanya.
Tak sabar dengan komando tersebut, para simpatisan yang sudah menunggu di beberapa titik langsung berebut mengambil makan. Alhasil, ada beberapa relawan yang tidak kebagian makanan.
"Lagian pada rebutan. Enggak kebagian kan. Yuk cari di tempat lain kali saja dapat," kata salah seorang bocah belasan tahun yang ikut dalam aksi demonstrasi.
(maf)