Massa Gelar Aksi Teatrikal Kritik Pembukaan Kotak Suara
Senin, 11 Agustus 2014 - 14:55 WIB
Massa Gelar Aksi Teatrikal Kritik Pembukaan Kotak Suara
A
A
A
JAKARTA - Pendukung calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menggelar aksi teatrikal di depan Gedung Mahkamah Konstusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
Aksi tersebut menyikapi perkara sengketa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 yang sedang disidangkan MK.
Dalam aksi teatrikal itu, tujuh orang dari Tarunan Taruna Juang Indonesia (TAJI) yang mukanya yang dicat dengan warna merah putih, terlihat merebutkan sebuah kotak suara pilpres bertuliskan KPU.
Setelah diperebutkan oleh tujuh orang dengan cat merah putih itu, akhirnya kotak suara pilpres tersebut rusak dan terbuka.
Anehnya, kotak suara yang telah terbuka ternyata kosong. Mereka pun bertanya-tanya, kemana larinya surat suara dalam kotak itu?
Ketujuh manusia dengan wajah dicat merah putih pun bertanya kepada massa aksi perihal kosongnya kotak suara pilpres tersebut.
Seniman ibu kota Krisno Bossa mengatakan, aksi tersebut menggambarkan fenomena pembukaan kotak suara atas instruksi KPU.
"Kami ingin berkesenian menggambarkan kondisi KPU. Dalam cerita itu, perolehan nol suara ada di banyak daerah dan tidak spesifik di mana. Bisa saja di Papua, atau di mana pun," ujar Krisno di depan Gudung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
Aksi tersebut menyikapi perkara sengketa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 yang sedang disidangkan MK.
Dalam aksi teatrikal itu, tujuh orang dari Tarunan Taruna Juang Indonesia (TAJI) yang mukanya yang dicat dengan warna merah putih, terlihat merebutkan sebuah kotak suara pilpres bertuliskan KPU.
Setelah diperebutkan oleh tujuh orang dengan cat merah putih itu, akhirnya kotak suara pilpres tersebut rusak dan terbuka.
Anehnya, kotak suara yang telah terbuka ternyata kosong. Mereka pun bertanya-tanya, kemana larinya surat suara dalam kotak itu?
Ketujuh manusia dengan wajah dicat merah putih pun bertanya kepada massa aksi perihal kosongnya kotak suara pilpres tersebut.
Seniman ibu kota Krisno Bossa mengatakan, aksi tersebut menggambarkan fenomena pembukaan kotak suara atas instruksi KPU.
"Kami ingin berkesenian menggambarkan kondisi KPU. Dalam cerita itu, perolehan nol suara ada di banyak daerah dan tidak spesifik di mana. Bisa saja di Papua, atau di mana pun," ujar Krisno di depan Gudung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).
(dam)