Aksi Damai Pendukung Prabowo-Hatta di MK Nyaris Ricuh

Senin, 11 Agustus 2014 - 13:14 WIB
Aksi Damai Pendukung...
Aksi Damai Pendukung Prabowo-Hatta di MK Nyaris Ricuh
A A A
JAKARTA - Aksi demonstrasi yang dilakukan ribuan pendukung dan simpatisan Capres dan Cawapres dari Koalisi Merah Putih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) nyaris ricuh dengan pihak kepolisian.

Seorang anggota kepolisian berpangkat Kompol yang sedang mengatur arus lalu lintas, hampir menjadi bulan-bulanan ribuan simpatisan Prabowo-Hatta. Setelah sebelumnya mendorong paksa simpatisan Prabowo-Hatta yang barisannya hampir menutupi seluruh ruas Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Seorang simpatisan Prabowo-Hatta, Deddy mengatakan pihaknya marah karena ada seorang anggota kepolisian yang mendorong semua simpatisan secara paksa tanpa mengucapkan kata-kata permisi atau tolong.

"Sekali dua kali didorong, kita biasa saja. Tapi kalau sudah tiga kali terus-terusan dorong, kita lawan saja," kata Deddy, Senin (11/8/2014).

Deddy memaklumi bahwa alasan mengapa dirinya didorong oleh anggota kepolisian, agar lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat yang tersendat kembali lancar.

Namun, Deddy menjelaskan, anggota kepolsian yang bernama Kompol Iman itu berkali-kali mendorong dirinya dan semua simpatisan yang sedang melakukan aksi. Sehingga membuat semua simpatisan geram dan secara spontan melemparinya dengan botol air mineral.

"Harusnya pakai omongan dong, permisi atau tolong," ujar Deddy kesal.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved