Harapan Kubu Prabowo-Hatta Soal Uji Materi PKPU ke MA

Sabtu, 09 Agustus 2014 - 12:05 WIB
Harapan Kubu Prabowo-Hatta...
Harapan Kubu Prabowo-Hatta Soal Uji Materi PKPU ke MA
A A A
JAKARTA - Kubu Prabowo-Hatta yang diwakili kuasa hukumnya telah mengajukan uji materi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait pemilu presiden (pilpres) ke Mahkamah Agung (MA), Jumat 8 Agustus 2014.

Dalam uji materi tersebut, kuasa hukum Prabowo-Hatta meminta MA membatalkan beberapa PKPU yang dianggap bertentangan dengan undang-undang dan dipakai sebagai modus penggelembungan suara. Diantaranya tentang masalah daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb)

Dikonfirmasi kabar tersebut, tim kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden dari Koalisi Merah Putih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Firman Wijaya menyebutkan potensi penggelembungan suara yang terjadi pada Pilpres 2014 dengan memanfaatkan celah daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) sangat besar.

"Kalau saya lihat memang sangat mengejutkan ya. Artinya apa yang dikatakan sebagai pelanggaran sangat jelas luar biasa. Sistem dan penyelenggaraan pemilu kita jauh dari sempurna dan menurut kami potensi pelanggaran pemilu itu sangat jelas," ujar Firman saat ditemui Sindonews di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat 8 Agustus 2014 malam.

Meski potensi dikabulkannya gugatan PHPU Pilpres 2014 yang diajukan kubu Prabowo-Hatta ke MK sangat kecil, menurut Firman, nilai keadilan dalam pengajuan uji materi PKPU ke MA sangat penting.

"Yang jelas value soal keadilannya jelas terlihat. Dengan sistem ini kan Pak Prabowo sangat dirugikan. Karena ini adalah ruang-ruang bermain curang melalui mekanisme semacam ini."

"Apapun hasilnya nanti di MK, itu menunjukkan bahwa memang problem-problem di wilayah itu terlihat betul. Kita harapkan uji materi di MA itu dikabulkan. Sistem DPK dan DPKTb itu harus segera dikoreksi," imbuhnya.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Kubu Dokter Tifa Desak JPU Serahkan BAP Ahli dan Daftar Barbuk
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
Selain Bobby Rizaldi,...
Selain Bobby Rizaldi, Tenaga Ahli hingga Dirjen PKN BPK juga Diperiksa KPK terkait Kasus Bupati Muara Enim
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved