Media Turut 'Membesarkan' ISIS

Jum'at, 08 Agustus 2014 - 16:32 WIB
Media Turut Membesarkan...
Media Turut 'Membesarkan' ISIS
A A A
DEPOK - Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI) Bidang Pendidikan Bambang Wibawarta menilai, pengaruh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) harus ditangkal, jangan sampai masuk ke lingkungan kampus.

UI menjamin, gerakan radikalisme apapun, dengan mudah terdeteksi di lingkungan kampus UI. "Memang fenomena saat ini, peranan media membesarkan ISIS sendiri cukup besar, dalam arti berita menarik bisa jadi besar," kata Bambang kepada wartawan di Kampus UI Depok, Jumat (8/8/2014).

"Indonesia sangat divers (beraneka ragam), tingkat pendidikan, tingkat kesejahteraan, penghasilan, etnisitas sangat beragam, penanganan seperti ISIS tak bisa hanya satu melarang, yang satu bilang tak boleh. Harus dipahami kok boleh dan tak boleh dilarang, dan sebagainya," imbuhnya.

Bambang mengungkapkan, pemerintah harus gencar menyosialisasikan apa itu ISIS dan bagaimana bahayanya bagi NKRI. Sehingga jika masyarakat sudah paham, lanjutnya, akan muncul kesadaran dari masyarakat.

"Secara sistematis, media, pemda (pemerintah daerah), pemerintah pusat dengan utuh menyuarakan terkait radikalisme, konflik di antara suku bangsa kita yang sangat besar, suku bangsa di Indonesia, tak sama muaranya, keberagaman harus dijunjung tinggi agar muaranya sama yakni kepentingan bangsa," jelasnya.

Tak hanya isu ISIS, lanjutnya, isu terorisme juga banyak mengancam masyarakat Indonesia yang majemuk. Peran media, kata Bambang, membuat peringatan (warning) bagi masyarakat yang belum tersentuh sosialisasi pemerintah.

"Semestinya masyarakat tahu misalnya terjadi pembaiatan, mengupas permasalahannya, beri masukan oleh narsum yang paham," kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) ini.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved