Ini Permohonan Gugatan Prabowo-Hatta ke MK

Rabu, 06 Agustus 2014 - 11:59 WIB
Ini Permohonan Gugatan...
Ini Permohonan Gugatan Prabowo-Hatta ke MK
A A A
JAKARTA - Mahkamah Kontitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Preisden (Pilpres) 2014.Adapun pihak pemohon atau penggugat adalah Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Permohonan yang diajukan kuasa hukum Prabowo-Hatta terdaftar dengan nomor registrasi 01/PHPU.PRES/XII/2014. Adapun permohonan yang menjadi gugagatan pemohon adalah keputusan KPU Nomor 535/Kpts/KPU/TAHUN 2014.

Pemohon menggugat KPU karena berdasarkan keputusan yang telah ditetapkan pada 22 Juli 2014 lalu, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul sebesar 70.997.833 (53,15%) dan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sebesar 62.576.444 (46,85%).

"Prabowo-Hatta menerangkan pendapatnya bahwa penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara tersebut tidah sah menurut hukum," tulis siaran pers dari Staf Humas MK, Kencana Suluh Hikmah di Jakarta, Rabu (6/8/2014).

Dalam siaran pers itu disebutnya, Prabowo-Hatta melakukan permohonan gugatan karena hasil pilpres diperoleh melalui cara-cara yang melawan hukum atau setidak-tidaknya dengan disertai tindakan penyalahgunaan kewenangan oleh KPU.

Ketua sidang, Hamdan Zoelva menyatakan, untuk sidang kali ini, pihaknya menggelar sidang pendahuluan. Sidang tersebut mendengarkan keterangan pemohon secara lisan berdasarkan bukti dan fakta hukum.

"Tentunya sidang pertama ini adalah sidang pendahuluan. Sidang hari ini untuk memberikan penjelasan-penjelasan dari pemohon," ujar Hamdan di ruang sidang MK.

Hamdan menjelaskan, MK hanya memiliki waktu selama 14 hari waktu kerja. Jika dihitung dari sekarang, hakim kontitusi diminta memutuskan pada tanggal 21 Agustus mendatang.

"Waktu sidang kita mulai pagi, siang atau jika diperlukan nanti bisa malam nanti kita tentukan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved