KPU Tak Layak Diusulkan Terima Rekor MURI

Selasa, 05 Agustus 2014 - 18:39 WIB
KPU Tak Layak Diusulkan...
KPU Tak Layak Diusulkan Terima Rekor MURI
A A A
JAKARTA - Anggota tim advokasi capres nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Habiburokhman menilai langkah pengajuan pemberian rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlebihan.

Di mana pengajuan pemberian rekor MURI disampaikan oleh Kemitraan atas prakarsa dan inovasi KPU dalam mempublikasikan secara online data pemilu melalui web KPU. "Ini terlalu berlebihan," kata Habiburokhman saat dihubungi Sindonews, Selasa (5/8/2014).

Menurut dia, KPU tak layak menerima penghargaan pasalnya banyak persoalan yang terjadi selama proses pemilu baik di pemilu legislatif (pileg) maupun pemilu presiden (pilpres).

"Kita lihat banyak kecurangan sejak pileg, dan bahkan terjadi juga di pilpres," pungkasnya.

Sebelumnya, KPU diharapkan bisa mendapatkan penghargaan rekor MURI untuk kategori Pertama dan Terbanyak. Kategori pertama karena KPU periode 2014 adalah yang Pertama melakukan publikasi data-data pemilu secara online.

"Untuk kategori Terbanyak karena KPU berhasil mempublikasi lebih dari sejuta lembar data pemilu 2014 yang belum pernah dilakukan oleh KPU periode sebelumnya," ujar Program Officer Demokrasi di Kemitraan, Nindita Paramastuti di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, di hari yang sama.

Mengenai penilaian apakah KPU berhak atau tidaknya menerima rekor MURI untuk kategori tersebut, lembaga pemantau pemilu independen itu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak MURI.

"Kemitraan terketuk hatinya untuk mengajukan muri untuk KPU RI. Semoga ketua MURI sudah membaca pengajuan yang kami kirim ke beliau," kata dia.
(kri)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved