KPU Ambil Langkah Berbahaya Gunakan Yahoo dan Gmail

Jum'at, 25 Juli 2014 - 15:54 WIB
KPU Ambil Langkah Berbahaya...
KPU Ambil Langkah Berbahaya Gunakan Yahoo dan Gmail
A A A
JAKARTA - Ketua Forum Informasi Teknologi Indonesia Ferriandy Chaniago menilai konyol apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka akses komunikasi email Yahoo dan Gmail untuk sistem IT.

Menurut dia, Yahoo dan Google adalah dua dari sekian banyak perusahaan Amerika yang menjadi target pengawasan (surveillance) dari National Security Agency (NSA), termasuk layanan emailnya.

"Alangkah konyol dan berbahaya KPU memanfaatkan layanan email yang disediakan oleh kedua perusahaan tersebut dan membuka peluang yang sangat besar bagi pihak asing untuk mendapatkan informasi apapun yang dimuat dalam email-email tersebut," kata Ferry dalam keterangan resminya, Jumat (25/7/2014).

Hal kedua, kata dia, semua email dipastikan dalam bentuk text murni layaknya email yang biasa kita gunakan sehari-hari. Dijelaskannya, benar dalam aksesnya ada security layer tambahan berupa SSL/TLS, namun content dari email tersebut tetaplah text tanpa encryption.

Sehingga, dalam perjalanan email tersebut dari pengirim ke tujuannya isinya bisa dengan mudah dibaca oleh semua orang.

"Akan sangat panjang kalau saya ceritakan masalah email encryption di sini, tapi yang dapat saya simpulkan adalah email sebagai bagian dari media komunikasi KPU sebagai penyelenggara Pemilu di Indonesia -yang pada dasarnya berisi informasi vital bagi keamanan negara- selayaknya disediakan secara internal dan menggunakan encrypted email," katanya yang juga ahli IT security, networking dan forensik ini.

Dikatakannya, apa yang terjadi saat ini merupakan suatu bencana besar kalau dilihat dari kaca mata system security. "Apalagi kalau dikaitkan dengan keamanan dan ketahanan nasional NKRI, selain bencana besar ini sangat fatal," katanya.

Sekadar diketahui, penggiat dunia maya Indonesia dikejutkan dengan terbitnya blog berjudul Audit KPU. Blog yang beralamatkan di www.audit-kpu.blogspot.com ditulis oleh seorang hacker yang bernama A.

A menjelaskan secara rinci bagaimana seorang peretas dapat mengakses sistem IT KPU setelah berhasil mengakses salah seorang email anggota KPU yang menggunakan akun email gratis Yahoo.

"Saya tidak habis mengerti bagaimana mungkin suatu proses yang demikian penting bagi bangsa ini dilaksanakan oleh KPU dengan memanfaatkan email server gratis seperti Yahoo dan Gmail, padahal KPU sebenarnya punya domain name sendiri: kpu.go.id."

"Sebenarnya mx record untuk domain tersebut telah siap juga yaitu merpati.kpu.go.id yang memiliki ip address 103.21.228.12 logisnya email server harus tersedia di ip tersebut kalau tidak maka Husni Kamil Manik yang memiliki email [email protected] tidak valid," tuturnya.

Menurut situs www.audit-kpu.blogspot.com, enam dari tujuh anggota KPU menggunakan akun email Yahoo dan Gmail. Akun-akun email gratis ini ertera dalam surat edaran resmi KPU dengan nomor 553/KPU/VIII/2013 tanggal 2 Agustus 2013. Temuan yang menghebohkan ini disebarluaskan oleh akun Twitter @YogyaCarderLink "Indonesian Blackhat".
(kri)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
4 Nama Berkonsultasi...
4 Nama Berkonsultasi Serius ke KPU DKI Terkait Maju Cagub Jakarta Jalur Independen
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Berita Terkini
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved