MK Diingatkan Tak Terpengaruh Euforia Pilpres

Kamis, 24 Juli 2014 - 10:04 WIB
MK Diingatkan Tak Terpengaruh...
MK Diingatkan Tak Terpengaruh Euforia Pilpres
A A A
JAKARTA - Langkah hukum yang diambil tim Prabowo-Hatta yang melaporkan adanya indikasi kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai opsi untuk mencari keadilan sudah tepat.

Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Idil Akbar Tim mengatakan, kubu Prabowo-Hatta harus mampu membuktikan klaim kecurangan terhadap jutaan surat suara yang terjadi di sejumlah daerah.

Selain itu, lanjutnya, mereka juga harus mampu membeberkan bukti-bukti yang dimilikinya sehingga MK yakin dengan keputusan yang akan diambilnya.

"MK harus bersikap independen dan profesional tidak boleh terpengaruh oleh euforia yang kini terjadi. Sehingga terjadi intervensi terhadap keputusan yang diambil," ujarnya ketika dihubungi SINDO, Rabu 24 Juli 2014.

Menurutnya, agar MK dapat bekerja secara profesional maka lembaga itu harus mendapat tekanan moral baik dari tim advokasi, pendukung Prabowo-Hatta maupun masyarakat luas. Sehingga, orang-orang yang ingin mengintervensi terhadap putusan tidak terjadi.

"MK harus betul-betul menggunakan profesionalisme sehingga menjadi satu-satunya wadah untuk mencari keadilan," jelasnya.

Ditambahkannya, penyelesaian kisruh pilpres ini merupakan momentum bagi MK untuk memperbaiki citranya dan mengembalikan kredibilitasnya di mata masyarakat Indonesia bahwa MK tidak bisa diintervensi oleh siapapun.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved