KPU Menangkan Jokowi-JK di DKI Dengan Catatan
Selasa, 22 Juli 2014 - 17:12 WIB
KPU Menangkan Jokowi-JK di DKI Dengan Catatan
A
A
A
JAKARTA - KPU akhirnya mensahkan kemenangan Jokowi-JK dalam perolehan suara pemilu presiden 2014 untuk provinsi DKI Jakarta. Namun kemenangan itu dengan catatan.
"Dengan ini perolehan suara untuk provinsi DKI Jakarta kami nyatakan sah. Terima kasih untuk KPU DKI Jakarta," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di ruang sidang KPU, Jakarta, Selasa (22/7/2014).
Namun Husni memberikan catatan atas kemenangan Jokowi-JK ini. Catatan tersebut antara lain, KPU DKI Jakarta dianggap tidak menjalankan rekomendasi Bawaslu DKI Jakarta atas 5.841 TPS berdasarkan surat edaran Bawaslu DKI Jakarta dan permintaan kubu Prabowo-Hatta yang meminta dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Di DKI Jakarta, diketahui pasangan Jokowi-JK meraih suara sebesar 2.859.894 atau 53,09 persen. Sedangkan lawannya, Prabowo-Hatta meraup 2.528.064 atau 46,91 persen. Selisih suara keduanya mencapai 331,830 suara.
Perolehan suara di DKI Jakarta mengacu pada jumlah suara sah sebesar 5.387.958, dan suara tidak sah sebesar 53.747, dengan jumlah partisipasi pemilih mencapai 72,33 persen.
"Dengan ini perolehan suara untuk provinsi DKI Jakarta kami nyatakan sah. Terima kasih untuk KPU DKI Jakarta," ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di ruang sidang KPU, Jakarta, Selasa (22/7/2014).
Namun Husni memberikan catatan atas kemenangan Jokowi-JK ini. Catatan tersebut antara lain, KPU DKI Jakarta dianggap tidak menjalankan rekomendasi Bawaslu DKI Jakarta atas 5.841 TPS berdasarkan surat edaran Bawaslu DKI Jakarta dan permintaan kubu Prabowo-Hatta yang meminta dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Di DKI Jakarta, diketahui pasangan Jokowi-JK meraih suara sebesar 2.859.894 atau 53,09 persen. Sedangkan lawannya, Prabowo-Hatta meraup 2.528.064 atau 46,91 persen. Selisih suara keduanya mencapai 331,830 suara.
Perolehan suara di DKI Jakarta mengacu pada jumlah suara sah sebesar 5.387.958, dan suara tidak sah sebesar 53.747, dengan jumlah partisipasi pemilih mencapai 72,33 persen.
(hyk)