Massa Desak KPU Tunda Rekapitulasi Suara Pilpres

Senin, 21 Juli 2014 - 15:55 WIB
Massa Desak KPU Tunda...
Massa Desak KPU Tunda Rekapitulasi Suara Pilpres
A A A
JAKARTA - Sejumlah organisasi masyarakat dan mahasiswa mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda rekapitulasi suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014.

Adapun organisasi masyarakat itu antara lain Koalisi Penyelamat Pemilu, Pasoepati, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DKI Jakarta.

Para pendemo menilai rekapitulasi suara tidak perlu dilanjutkan sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalankan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang kecurangan pemilu.

"Masyarakat, pemuda, dan pendukng Prabowo-Hatta meminta KPU melaksanakan rekomendasi Bawaslu. Jelas yang di Jatim ada di beberapa kabupaten/kota, juga terjadi di Jakarta," kata Tim kampanye nasional Prabowo-Hatta, Andre Rosiade di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin (21/7/2014).

Menurut dia, KPU masih memiliki banyak waktu hingga bulan Agustus untuk memutuskan pemenang pemilu pilpres. Dia berharap KPU tidak terburu-buru untuk memutuskan hasil pilpres, 22 Juli mendatang.

Massa juga meminta KPU menyelenggarakan pemilu secara jujur, adil, dan transparan tanpa intervensi dari pihak manapun. "Lihat Bawaslu ada rekomendasi dari daerah. Kami tidak minta apa-apa hanya minta pemungutan suara ulang. Aksi kami semuanya aksi damai tanpa kekerasan, adil, jujur tanpa kecurangan," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendesak KPU menjalankan rekomendasi Bawaslu untuk menggelar pemungutan suara ulang di beberapa tempat yang diduga terjadi kecurangan.

Dari sejumlah wilayah, tim pemenangan Prabowo-Hatta menyoroti sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan Jawa Timur diduga terjadi praktik kecurangan.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
Infografis
Paus Fransiskus Desak...
Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Genosida Israel di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved