Jelang Pengumuman KPU, 3 Peleton Brimob Jaga Tanah Abang

Senin, 21 Juli 2014 - 12:29 WIB
Jelang Pengumuman KPU,...
Jelang Pengumuman KPU, 3 Peleton Brimob Jaga Tanah Abang
A A A
JAKARTA - Jelang pengumuman hasil pencoblosan pemilihan presiden 2014, tiga Pleton anggota Brigadir Mobil (Brimob) dari Mabes Polri disiagakan di kawasan Tanah Abang. Meski demikian para pedagang tidak merasa khawatir dan tetap akan membuka kiosnya.

Pantauan di lapangan, aktifitas Pasar Tanah Abang pada pukul 09.30 WIB nampak ramai dari sejumlah pembeli datang bersama sanak saudara untuk membeli perlengkapan Lebaran. Hilir mudik kendaraan roda dua dan empat ikut meramaikan Pasar grosir yang terbesar se-Asia Tenggara.

Terlihat pula sejumlah petugas Brigadir Motor (Brimob) yang menjaga disetiap sudut pintu masuk Pasar Tanah Abang. Salah satu pedagang pakaian di Blok A, Johan mengatakan, dirinya akan tetap membuka tokonya walaupun besok ada pengumuman rekapitulasi suara.

Para pedagang tidak khawatir dengan pengitungan suara besok, namun Johan berharap, penghitungan suara terakhir besok Jakarta bisa berlangsung aman.

"Para pedagang di sini sih tidak ada yang tutup karena takut besok penghitungan suara, kalaupun ada yang tutup biasanya sudah pada mudik lebaran. Kita berharap siapapun calon yang tidak terpilih tidak membuat kerusuhan," ucap Johan di Jakarta, Senin (21/7/2014).

Hal yang sama diturakan, Utami salah satu pedagang celana mengatakan hal yang sama. Tokonya akan tetap buka hingga menjelang Lebaran H-2. Umumnya para pengelola toko tidak terlalu memusingkan hasil Pilpres.
Dirinya berharap, siapapun presiden yang nanti terpilih bisa membuat perubahan besar bagi Indonesia. "Kita harap Indonesia bisa menjadi lebih baik ditangan Presiden yang akan diumumkan Selasa (22 Juli 2014)," imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, pihaknya sudah menyiagakan anggota di beberapa titik obyek vital seperti Kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan dan kedutaan asing.

Untuk personel sendiri Hendro menagtakan ada bantuan baik dari Polda Metro Jaya maupun Mabes Polri. Keberadaan anggota di obyek vital juga hanya sebagai upaya antisipasi. "Kita hanya stand by, agar semuanya berjalan lancar," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved