Pemenang Pilpres Tak Perlu Jumawa dan Sombong

Senin, 21 Juli 2014 - 06:36 WIB
Pemenang Pilpres Tak...
Pemenang Pilpres Tak Perlu Jumawa dan Sombong
A A A
JAKARTA - Tidak hanya dinanti kedua pasang capres-cawapres, 22 Juli juga dinanti dengan antusias oleh publik terkait dengan pengumuman hasil Pemilu Presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pengamat Politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) meminta siapapun yang dinyatakan menang oleh KPU, tidak menunjukkan sikap jumawa dan sombong. Menurutnya, cukup disyukuri karena itu sesungguhnya belum menjadi babak penentuan.

"Karena bagi yang kalah besar peluangnya mengajukan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke MK. Jadi, bagi yang kalah di KPU itu tidak perlu mengambil tindakan atau langkah yang bisa menyulut kondisi yang tidak kondusif, tidak perlu memprovokasi masyarakat," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Senin (21/7/2014).

Untuk itu, kata Said, penyelenggara pemilu harus betul-betul ekstra hati-hati dalam bekerja menetapkan hasil rekapitulasi nasional Pilpres 2014. Sebab, ia menilai suasananya sangat sensitif.

"Tingkatnya yang paling optimal. Karena ini suasananya sangat sensitif, KPU harus all out bekerja sekeras yang mereka mampu dan terbaik yang pernah mereka lakukan," ucapnya.

Ditambahkannya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) betul-betul harus menunjukkan jati diri yang independen, netral, tidak berpihak dan profesional.

Seperti diketahui, hari pertama rekapitulasi nasional, KPU dan peserta rekapitulasi menutup dengan Provinsi Sumatera Barat. Hasilnya, pasangan Prabowo-Hatta unggul sementara dengan meraih suara sebesar 13.176.384. Sementara lawannya, Joko Widodo-Jusuf Kalla meraup suara sebesar 12.249.515.

Diketahui selisih perolehan suara keduanya mencapai 926.869 suara. Rencananya, KPU pada pukul 10.00 WIB, siang nanti bakal melanjutkan 18 provinsi lainnya.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved