Mahfud MD Ungkap Wawancara Lengkap yang Dipenggal MetroTV

Minggu, 20 Juli 2014 - 23:03 WIB
Mahfud MD Ungkap Wawancara...
Mahfud MD Ungkap Wawancara Lengkap yang Dipenggal MetroTV
A A A
JAKARTA - Mahfud MD dikabarkan stasiun televisi MetroTV mundur dari Ketua Timkamnas Prabowo-Hatta. Mahfud membantah keras pemberitaan ini.

"Ada statement saya yang dimuat tak lengkap oleh MetroTV sehingga menjadi tak utuh dan memberi kesan seakan-akan saya menyatakan Jokowi sudah menang pilpres dan Prabowo kalah. Dikesankan juga saya sudah mengembalikan mandat sebagai Timkamnas," tutur Mahfud dalam klarifikasinya kepada Sindonews, Minggu (20/7/2014).

Untuk meluruskan pemberitaan MetroTV yang dianggapnya tak utuh, Mahfud MD membeberkan hasil wawancaranya dengan stasiun televisi milik Surya Paloh tersebut.

Saya ditanya, 'bagaimana persiapan Tim Prabowo-Hatta menghadapi penetapan KPU tgl 22 Juli yang akan datang?'

Saya menjawab: Timkamnas biasa-biasa saja, menunggu keputusan KPU dan tidak mengerahkan massa. Kalau ada yang mengerahkan massa itu adalah relawan, bukan Timkamnas.

Ditanya lagi tentang rencana Timkamnas setelah tanggal 22 Juli, saya menjawab, tergantung keputusan KPU. Saya masih percaya Prabowo-Hatta menang berdasar data yang kami punya.

Tapi kalau ternyata Jokowi yang menang maka saya tentu harus menerimanya secara fair. Saya akan menyampaikan kepada Prabowo-Hatta bahwa saya gagal mengantar Prabowo menang.

Terlepas dari soal menang atau kalah tanggal 22 Juli itu, saya akan mengembalikan mandat. Karena Timkamnas itu memang hanya sampai keluarnya keputusan KPU.

(Saya) tak akan ikut jika ada proses hukum ke MK. Kalau harus ke MK, baik Prabowo yang digugat (karena menang) maupun yang menggugat (karena kalah) maka saya tidak ikut. Yang mengurus ke MK itu Tim Hukum, bukan Timkamnas.

Demi kode etik, sebagai mantan ketua MK saya tak bisa mengurus perkara di MK.


"Itulah yang saya katakan kepada MetroTV, KompasTV, dan Trans7. Tapi MetroTV mengambil bagian-bagian tertentu yang memberi kesan seakan-akan saya mengatakan Prabowo-Hatta sudah kalah," tutup Mahfud.
(hyk)
Berita Terkait
Profil Singkat Tiga...
Profil Singkat Tiga Putri Bung Hatta, Ada yang Pernah Jadi Menteri
Gemala Hatta Jelaskan...
Gemala Hatta Jelaskan Tanda Tangan Bung Hatta yang Benar
Meutia: Koperasi Warisan...
Meutia: Koperasi Warisan Bung Hatta untuk Ekonomi Indonesia
OjolET Ikut Ramaikan...
OjolET Ikut Ramaikan Kampanye Prabowo-Gibran
Celetuk Prabowo: Politisi...
Celetuk Prabowo: Politisi Tuh Enggak Pernah Berhenti Kampanye
Cerita Mega soal Kenakalannya...
Cerita Mega soal Kenakalannya Bersama Meutia Hatta
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved