Mahfud MD Bantah Keras Mundur dari Timses Prabowo-Hatta
Minggu, 20 Juli 2014 - 22:44 WIB
Mahfud MD Bantah Keras Mundur dari Timses Prabowo-Hatta
A
A
A
JAKARTA - Mahfud MD membantah keras mundur dari Tim Kampanye Nasional Pemenangan Prabowo-Hatta. Di tim ini Mahfud menjabat sebagai ketua.
Geger kabar mundurnya Mahfud berawal dari tayangan Liputan Khusus MetroTV. Dalam tayangan tersebut Mahfud berucap, "Sehingga saya katakan, saya sebagai Ketua Timkamnas, ya sudah Pemilu sudah selesai. Saya kembalikan mandat. Saya tidak berhasil memenangkan Prabowo-Hatta."
Dalam klarifikasinya kepada Sindonews, Minggu (20/7/2014). Mahfud mengatakan, pernyataannya dimuat secara tidak utuh oleh MetroTV.
"Ada statement saya yang dimuat tak lengkap oleh Metro TV sehingga menjadi tak utuh dan memberi kesan se-akan-akan saya menyatakan Jokowi sudah menang pilpres dan Prabowo kalah. Dikesankan juga saya sudah mengembalikan mandat sebagai Timkamnas," tutur Mahfud.
Menurut Mahfud, pernyataan tersebut berawal dari pertanyaan, rencana Timkamnas Prabowo-Hatta setelah penetapan KPU tanggal 22 Juli.
"Saya menjawab tergantung keputusan KPU. Saya masih percaya Prabowo-Hatta menang berdasar data yang kami punya. Tapi kalau ternyata Jokowi yang menang maka saya tentu harus menerimanya secara fair. Saya akan menyampaikan kepada Prabowo-Hatta bahwa saya gagal mengantar Prabowo menang."
"Terlepas dari soal menang atau kalah tanggal 22 Juli itu, saya akan mengembalikan mandat karena Timkamnas itu memang hanya sampai keluarnya keputusan KPU," tutur Mahfud.
Geger kabar mundurnya Mahfud berawal dari tayangan Liputan Khusus MetroTV. Dalam tayangan tersebut Mahfud berucap, "Sehingga saya katakan, saya sebagai Ketua Timkamnas, ya sudah Pemilu sudah selesai. Saya kembalikan mandat. Saya tidak berhasil memenangkan Prabowo-Hatta."
Dalam klarifikasinya kepada Sindonews, Minggu (20/7/2014). Mahfud mengatakan, pernyataannya dimuat secara tidak utuh oleh MetroTV.
"Ada statement saya yang dimuat tak lengkap oleh Metro TV sehingga menjadi tak utuh dan memberi kesan se-akan-akan saya menyatakan Jokowi sudah menang pilpres dan Prabowo kalah. Dikesankan juga saya sudah mengembalikan mandat sebagai Timkamnas," tutur Mahfud.
Menurut Mahfud, pernyataan tersebut berawal dari pertanyaan, rencana Timkamnas Prabowo-Hatta setelah penetapan KPU tanggal 22 Juli.
"Saya menjawab tergantung keputusan KPU. Saya masih percaya Prabowo-Hatta menang berdasar data yang kami punya. Tapi kalau ternyata Jokowi yang menang maka saya tentu harus menerimanya secara fair. Saya akan menyampaikan kepada Prabowo-Hatta bahwa saya gagal mengantar Prabowo menang."
"Terlepas dari soal menang atau kalah tanggal 22 Juli itu, saya akan mengembalikan mandat karena Timkamnas itu memang hanya sampai keluarnya keputusan KPU," tutur Mahfud.
(kri)