Kubu Prabowo-Hatta Beber Kecurangan Jokowi-JK

Minggu, 20 Juli 2014 - 18:52 WIB
Kubu Prabowo-Hatta Beber...
Kubu Prabowo-Hatta Beber Kecurangan Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Kubu Pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta menengarai banyak kecurangan dalam pemilu presiden yang dilakukan oleh pasangan Jokowi-JK.

Penasehat relawan Prabowo-Hatta, Letjen TNI Purn Suryo Prabowo, mengungkap ada tiga modus kecurangan yang dilakukan oleh kubu Jokowi-JK untuk memenangkan pilpres.

"Modus tersebut dijalankan dengan sangat terencana karena libatkan banyak pihak. Modus mereka cerdik tapi jahat karena dapat mematikan demokrasi," kata Suryo Prabowo di Jakarta, Minggu (20/7/2014).

Modus pertama dengan cara melakukan mark up atau penggelembungan suara di sejumlah daerah khusus dengan TPS terpilih. Dia mencontohkan, kecurangan dilakukan di DKI Jakarta, Jateng, dan Bali.

"TPS dipilih yang panitianya dari unsur kader mereka. Di TPS inilah mobilisasi suara dilakukan. Banyak orang tidak dikenal datang hanya tunjukkan KTP bisa mencoblos Jokowi-JK," bebernya.

Tak hanya itu, koalisi Merah Putih menduga, pasangan nomor urut dua memanipulasi jumlah penghitungan suara.

"Mereka bermain fatamorgana angka. Rekap suara di Kediri Jawa Timur misalnya, Prabowo-Hatta dapat 294.429 dan Jokowi-JK dapat 619.456. Jumlah angka Jokowi-JK berubah jadi 919.456. Angka 6 dan 9 kan mirip, tinggal dibalik saja sudah dapat 300 ribu suara mereka," bebernya.

Selain itu, modus ketiga, pasangan nomor urut dua diduga juga melakukan money politics. Hal itu diperkuat relawan Prabowo-Hatta di Boyolali Jawa Tengah pernah menangkap bagi-bagi uang.

"Ini cara klasik, bagi uang, atau kartu sehat untuk mempersuasi pemilih. Modus ketiga ini sulit dibuktikan, tapi di Boyolali relawan Prabowo-Hatta pernah menangkap basah mereka bagi uang," imbuhnya.

Pasangan Prabowo Hatta sudah mengantongi alat bukti kecurangan tersebut. Dia pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak membiarkan kecurangan yang terjadi.

"Buktinya berupa dokumen, foto atau rekaman. Semua bukti sudah disiapkan. Selama ini kami dituduh curang, padahal merekalah yang curang. Kami harap KPU tidak tutup mata dengan kecurangan ini," tutupnya.
(hyk)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved