Data Pilpres Bermasalah, Jenis Kelamin Pemilih Berubah

Kamis, 17 Juli 2014 - 14:36 WIB
Data Pilpres Bermasalah,...
Data Pilpres Bermasalah, Jenis Kelamin Pemilih Berubah
A A A
PADANG - Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kota Padang harus kerja ekstra pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 ini. Hal tersebut dipicu oleh daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak akurat.

Alhasil, panitia pemilihan pun harus benar-benar cermat dan berhati-hati dalam mengecek identitas setiap calon pemilih.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lubuk Begalung, Basril HB mengungkapkan DPT Pilpres 9 Juli kurang akurat. Bahkan dia menemukan adanya kesalahan pada data jenis kelamin calon pemilih.

Kesalahan data seperti itu ditemukan di dua kelurahan di Kota Padang. "Di Kelurahan Pampangan, dua pemilih perempuan dalam DPT berubah menjadi laki-laki, kemudian di Kelurahan Kampung Jua lebih parah lagi. Ada 11 pemilih laki-laki dalam DPT mendadak jadi perempuan," tutur Basril saat memberikan laporan rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil dengan Pilpres Padang, Sumatera Barat, Kamis (17/7/2014)

Setelah ada pembicaraan dan pemeriksaan biodata kartu tanda penduduk (KTP) oleh pemilih yang berubah jenis kelamin ini itu akhirnya diputuskan untuk tetap memilih.

"Ini tidak salah pemilih tapi tidak keakuratan data, pemilih tadi tetap memilih, karena tidak berpengaruh dengan jumlahnya," ujarnya.

Di Kecamatan Lubuk Begalung, perolehan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mengungguli Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Prabowo-Hatta meraih 40.781 suara. Sementara Jokowi-JK meraih 10.537. Total suara sah 51.318.

Dalam rekapitulasi hasil pemilihan di Kota Padang, sebanyak 11 kecamatan dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Sampai berita ini dibuat rekap hasil pilpres masil berlangsung di Hotel Pangeran Beach Padang.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Puan Sebut Pertemuan...
Puan Sebut Pertemuan Megawati dan Prabowo Pasca Libur Lebaran, Jubir PDIP: Mohon Bersabar
1 jam yang lalu
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
12 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
14 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
16 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
16 jam yang lalu
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
16 jam yang lalu
Infografis
4 Jenis Mobil yang Dikenai...
4 Jenis Mobil yang Dikenai Pungutan PPN 12% di 2025
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved