Panglima TNI Imbau Kopaskhas Siaga Hadapi 22 Juli
Rabu, 16 Juli 2014 - 10:51 WIB
Panglima TNI Imbau Kopaskhas Siaga Hadapi 22 Juli
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Moeldoko melakukan inspeksi persiapan pengamanan pengumuman hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 ke markas Komando Pasukan Khas (Kopaskhas) di Halim, Jakarta Timur.
Moeldoko yang tiba di markas Kopaskhas sekira pukul 09.45 WIB disambut Komandan Kopaskhas Danko Marsda TNI Harpin Ondeh. Dalam sambutannya, Moeldoko menyampaikan tiga hal.
Pertama, kehadirannya ke markas Kopaskhas untuk melihat seluruh pasukan cadangan di jajaran TNI jelang pengumuman hasil rekapitulasi suara hasil Pilpres pada 22 Juli mendatang. Ia berpesan agar TNI tetap memantau perkembangan dari waktu ke waktu.
"Saya keliling untuk melihat seluruh pasukan cadangan di jajaran TNI. Kalian harus tetap melihat perkembangan dari waktu ke waktu," ujar Moeldoko di Markas Kopaskhas, Halim, Jakarta Timur, Rabu (16/7/2014).
Kedua, dirinya meminta TNI agar beryakin diri atas kesiapsiagaannya baik dari segi moril, fisik, dan logistik. "Kita harus punya keyakinan TNI datang hrus menyelesaikan masalah. TNI harus melindungi masyarakat dari setiap gangguan dan ancaman apapun. Itu tugas pokok TNI," tegas Moeldoko.
Ketiga, jenderal bintang empat itu mengintruksikan anak buahnya agar memahami betul rute-rute dan objek vital di Jakarta.
"Kita akan menghadapi situasi kritis, KPU akan mengumumkan rekapitulasi suara Pilpres pada tanggal 22 Juli mendatang. Dan jika terjadi sesuatu, kalian harus tahu bagaimana jalan tercepat menuju ke sana," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko juga memberikan bantuan kepada Kopaskhas. "Kami akan beri bantuan bagi Kopaskas Rp500 juta. Kalian gunakan sebaik-baiknya," pungkas Moeldoko.
Moeldoko yang tiba di markas Kopaskhas sekira pukul 09.45 WIB disambut Komandan Kopaskhas Danko Marsda TNI Harpin Ondeh. Dalam sambutannya, Moeldoko menyampaikan tiga hal.
Pertama, kehadirannya ke markas Kopaskhas untuk melihat seluruh pasukan cadangan di jajaran TNI jelang pengumuman hasil rekapitulasi suara hasil Pilpres pada 22 Juli mendatang. Ia berpesan agar TNI tetap memantau perkembangan dari waktu ke waktu.
"Saya keliling untuk melihat seluruh pasukan cadangan di jajaran TNI. Kalian harus tetap melihat perkembangan dari waktu ke waktu," ujar Moeldoko di Markas Kopaskhas, Halim, Jakarta Timur, Rabu (16/7/2014).
Kedua, dirinya meminta TNI agar beryakin diri atas kesiapsiagaannya baik dari segi moril, fisik, dan logistik. "Kita harus punya keyakinan TNI datang hrus menyelesaikan masalah. TNI harus melindungi masyarakat dari setiap gangguan dan ancaman apapun. Itu tugas pokok TNI," tegas Moeldoko.
Ketiga, jenderal bintang empat itu mengintruksikan anak buahnya agar memahami betul rute-rute dan objek vital di Jakarta.
"Kita akan menghadapi situasi kritis, KPU akan mengumumkan rekapitulasi suara Pilpres pada tanggal 22 Juli mendatang. Dan jika terjadi sesuatu, kalian harus tahu bagaimana jalan tercepat menuju ke sana," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko juga memberikan bantuan kepada Kopaskhas. "Kami akan beri bantuan bagi Kopaskas Rp500 juta. Kalian gunakan sebaik-baiknya," pungkas Moeldoko.
(kri)