Dari Awal Anas Sudah Diminta Tak Jadi Ketum Demokrat

Senin, 14 Juli 2014 - 16:02 WIB
Dari Awal Anas Sudah...
Dari Awal Anas Sudah Diminta Tak Jadi Ketum Demokrat
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Anas Urbaningrum, menggali informasi mengenai sejumlah peristiwa politik yang dialami dirinya, menjelang Kongres Partai Demokrat tahun 2010.

Anas bertanya kepada saksi anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok, terkait adanya permintaan dari para petinggi Demokrat, supaya mundur dari pencalonan.

Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu bertanya mengenai pertemuan dirinya dengan Sudi Silalahi, yang juga dihadiri Mubarok dan Saan Mustopa.

"Jadi ada dua pertemuan, pertama sebelum kongres, kandidat dikumpulkan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), mau bertemu tapi yang datang Pak Sudi dan Djoko Suyanto," kata Mubarok saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (14/7/2014).

Sudi menyampaikan, supaya Anas mundur dari calon ketua umum dan menjadi Sekjen Partai Demokrat. Menurutnya, supaya Andi Mallarangeng terpilih secara aklamasi. "Supaya Andi dipilih secara aklamasi, Nanti Anas jadi sekjen, karena katanya ini hasil kajian intelijen," ucap Mubarok.

Dalam pertemuan itu, Anas mengaku bangga menjadi sekjen partai Demokrat tapi sudah mempunyai komitmen dengan para ketua-ketua DPC. Kemudian, Anas menyarankan supaya semua DPC dikumpulkan dan meminta Sudi dihadapan para ketua DPC tersebut.

"Sudi enggak mau. Saya ingatkan, kalau ada seperti itu akan dianggap intervensi, justru SBY akan dianggap intervensi," tuturnya.

Anas melanjutkan pertanyaanya. "Tiga hari sebelum pelaksanaan kongres, saya diundang Sudi ke kantor Setneg dan saya diminta mundur?," tanya Anas. "Enggak tahu," jawab Mubarok.

Bahkan, Saat Kongres di Bandung Anas mengaku didatangi oleh Djoko Suyanto. "Saat kongres saya didatangi Djoko Suyanto, Jero Wacik, Syarief Hasan meminta saya untuk mundur? "Enggak tahu," jawab Mubarok.

Meskipun sempat diminta mundur, Anas akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat mengalahkan dua kandidat lainnya yakni, Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved