SPR Ungkap Konspirasi Jahat Burhanudin Menangkan Jokowi-JK

Senin, 14 Juli 2014 - 12:42 WIB
SPR Ungkap Konspirasi...
SPR Ungkap Konspirasi Jahat Burhanudin Menangkan Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Serikat pekerja rakyat (SPR) melaporkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Laporan ini dilakukan terkait pernyataan Burhanudin yang menuding hasil rekpitulasi suara nasional Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 Komisi Pemilihan Umum (KPU) salah jika berbeda dengan hasil hitung cepat (quick count) milik lembaga surveinya.

Juru biacara SPR, Sahroni mengatakan, Burhanudin bisa dikenakan pelanggaran sesuai Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 menyangkut kejahatan serius yang merugikan banyak orang. Maka itu pihaknya berharap kepolisian bertindak serius dalam menerima laporan tersebut.

"Kami khawatir bahwa sepak terjang Burhanudin Muhtadi ini merupakan bagian dari konspirasi jahat untuk memenangkan Jokowi-JK dengan menghalalkan berbagai cara, termasuk memanipulasi hasil hitung cepat," ungkap Sahroni ketika melaporkan Burhanudin Muhtadi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2014)..

Sebelumnya di media Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi merasa hasil quick count yang dilakukan lembaganya sudah benar. Bahkan dengan lantang, Burhanudin menuding KPU salah jika hasil real count-nya berbeda dengan hasil quick count miliknya.

Dalam quick count yang dilakukan Burhanudin memenangkan pasangan calon presiden (capres) nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan perolehan 52.95 persen. Sementara pasangan capres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hanya memperoleh 47,05 persen.

"Kalau hasil hitungan resmi KPU nanti terjadi perbedaan dengan lembaga survei yang ada di sini, saya percaya KPU yang salah dan hasil hitung cepat kami tidak salah," kata Burhan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 10 Juli 2014.

Seperti diketahui, berdasarkan jadwal pada 22 Juli 2014 KPU akan melakukan rakapitulasi suara nasional Pilpres 2014.
(kur)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved