Informasi Potensi Konflik Bikin Takut Masyarakat

Minggu, 13 Juli 2014 - 19:34 WIB
Informasi Potensi Konflik...
Informasi Potensi Konflik Bikin Takut Masyarakat
A A A
JAKARTA - Sejumlah pihak diminta untuk tidak menyebarkan informasi tentang daerah rawan konflik pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.

Sebab informasi tentang hal itu justru dapat menimbulkan rasa takut masyarakat. "Kalau pihak berwajib memang memiliki indikasi tentang potensi konflik, semua potensi gangguan keamanan dan ketertiban itu seharusnya dieliminir, bukan disebarluaskan kepada masyarakat." ujar Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo melalui siaran pers yang dikirim ke Sindonews, Minggu 13 Juli 2014.

Menurut Bambang, siapapun yang kalah pada pilpres nanti akan menunding lawan politiknya melakukan kecurangan. Namun hal tersebut bukan masalah jika ditempuh melalui jalur mekanisme konstitusi.

Namun, kata dia, akan berbahaya jika penyelesaiannya dilakukan dengan mengerahkan massa akar rumput. "Ini yang berbahaya. Di sinilah penanganan dini aparat dibutuhkan. Mencegah dan melumpuhkan benih-benih konflik horizontal tersebut dari kedua belah pihak. Di sinilah peran intelijen negara dipertaruhkan," tutur politikus Golkar ini.

Dia menilai ada kecenderungan aneh yang terjadi pada sebelum dan setelah pelaksanaan Pilpres 2014. Presiden dan beberapa pejabat tinggi negara, kata dia, termasuk Kepala BIN mengungkap potensi konflik.

Menurut dia, informasi potensi konflik seharusnya dilokalisir di kalangan intelijen dan pejabat negara yang berkaitan, bukan disebarluaskan.

"Lazimnya, potensi konflik itu langsung direspons atau dieliminasi, sebelum dia benar-benar mengganggu keamanan dan ketertiban umum," ungkap Bambang.
(dam)
Berita Terkait
Kabaharkam Polri Cek...
Kabaharkam Polri Cek Kesiapan Fungsi Sabhara Jajaran Polda Jateng
Metode Quick Count,...
Metode Quick Count, Real Count, dan Exit Poll dalam Pemilu 2024
Polda Jateng Kerahkan...
Polda Jateng Kerahkan Puluhan Ribu Personel Amankan Pemungutan Suara Pemilu 2024
Polisi dan Massa Pendemo...
Polisi dan Massa Pendemo Terlibat Bentrok di KPUD Jaksel
Simulasi Pengamanan...
Simulasi Pengamanan Pemilu di Bandung
Gelar Pasukan, Kapolri...
Gelar Pasukan, Kapolri Siapkan Strategi Pengamanan Pemilu 2024
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved