Bawaslu Imbau Timses Lapor jika Ada Salah Rekapitulasi

Sabtu, 12 Juli 2014 - 20:05 WIB
Bawaslu Imbau Timses...
Bawaslu Imbau Timses Lapor jika Ada Salah Rekapitulasi
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengimbau kepada kedua tim sukses (timses) calon presiden dan calon wakil presiden, agar melaporkan jika ada kecurangan dan kesalahan di rekapitulasi suara Pilpres 2014.

"Jika tim capres menemukan perbedaan rekap, segera laporkan ke Bawaslu. Waktu kita tidak banyak, jadi mohon kerja samanya. Tapi tolong dengan disertai dokumen yang bisa dipertanggung jawabkan," kata Ketua Bawaslu, Muhammad, di Kompleks Pondok Labu Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (12/7/2014).

Muhammad mengaku, saat ini sudah ada beberapa laporan yang masuk ke Bawaslu. Ia berdalih, hingga tadi malam pihaknya tengah mengkaji guna memastikan apakah dokumen yang dipegang pelapor adalah dokumen yang pas dan dapat dikroscek.

"Sejauh ini, sejak hari H, ada 36 laporan kecurangan dari sluruh propinsi yang ada. Semalam kita update lagi sampai pukul 02.00 WIB dini hari, kita sedang mengecek apakah laporan itu bisa ditindak lanjuti atau tidak," ucapnya.

"Kita sudah punya instrumen bersama KPU untuk memastikan dokumen itu asli atau tidak. Seperti kasus di pileg (pemilihan legislatif) kemarin, ada temuan dokumen itu tidak sesuai dengan yang dikeluarkan KPU. Sudah diduplikasi," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi terkait terjadinya kesalahan rekapitulasi suara yang terjadi di di sejumlah TPS, Muhammad mengatakan, pihaknya akan mengkroscek hasil rekapitulasi mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga pusat.

Ia mengaku, sejauh ini pihaknya sudah mendapatka 85 persen C1 sesuai dengan yang diserahkan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Tinggal dikroscek asli atau tidak. Tetapi sejauh ini belum ada laporan perubahan rekap dari tingkat desa yang masuk ke Bawaslu. Jika ada, akan kami tindak lanjuti," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved