PKS Yakin Prabowo-Hatta Unggul 3-4 Persen
Kamis, 10 Juli 2014 - 14:41 WIB
PKS Yakin Prabowo-Hatta Unggul 3-4 Persen
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Al Habsy yakin pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
"Masih yakin, kita yakin 3-4 persen, selisihnya," kata Aboebakar Bakar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2014).
Keyakinan ini ditambah dengan adanya laporan dari tim saksi PKS untuk pasangan Prabowo-Hatta yang menyampaikan bahwa perolehan suara pasangan ini lebih unggul.
"Tim saksi menjadi kenyataan dalam melaporkan per TPS, kita enggak sembarang, kita full, kita yakin percaya ada tidak bermain culas, C1 rapih akan ketemu," tegasnya.
Kendati demikian, dirinya tetap meminta agar semua pihak menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 mengenai pemenang pilpres tahun ini.
"Banyak quick count oke-oke aja, karena margin of error sangat kecil, sangat sensitif, sangat abu-abu. Silakan saling mengklaim, kita bersedikit agak negarawan, memenangkan masyarakat bukan justru membuat ketidaknyamanan, atau gelisah," pungkasnya.
"Masih yakin, kita yakin 3-4 persen, selisihnya," kata Aboebakar Bakar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7/2014).
Keyakinan ini ditambah dengan adanya laporan dari tim saksi PKS untuk pasangan Prabowo-Hatta yang menyampaikan bahwa perolehan suara pasangan ini lebih unggul.
"Tim saksi menjadi kenyataan dalam melaporkan per TPS, kita enggak sembarang, kita full, kita yakin percaya ada tidak bermain culas, C1 rapih akan ketemu," tegasnya.
Kendati demikian, dirinya tetap meminta agar semua pihak menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 mengenai pemenang pilpres tahun ini.
"Banyak quick count oke-oke aja, karena margin of error sangat kecil, sangat sensitif, sangat abu-abu. Silakan saling mengklaim, kita bersedikit agak negarawan, memenangkan masyarakat bukan justru membuat ketidaknyamanan, atau gelisah," pungkasnya.
(kri)