HT: Tunggu Hasil Resmi KPU, Jangan Provokasi Rakyat
Rabu, 09 Juli 2014 - 20:37 WIB
HT: Tunggu Hasil Resmi KPU, Jangan Provokasi Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah hasil survei terbelah. Beberapa survei menyatakan pasangan nomor satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Sedangkan lembaga survei lainnya memenangkan pasangan nomor dua, Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).
Anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, semua pihak harus bijak untuk menyikap hasil Pilpres 2014. Menurut HT, kedua pihak harus menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada 22 Juli 2014 mendatang.
"Kalau mau bijak paling bagus tunggu hasil resmi 22 Juli. Perayaan kegembiraan dan kemenangan itu boleh saja, tapi kita harus membatasi diri jangan sampai memprovokasi masyarakat karena hasil akhir yang resmi baru 22 juli nanti. Media juga harus bijak," kata HT di kediaman Prabowo Subianto, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014).
Ketua Umum Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) ini mengaku optimis, jika keluar hasil resmi KPU, pasangan Prabowo-Hatta akan menjadi pemenang di Pilpres 2014. "Saya sangat optimis Prabowo yang menang. Menurut saya seperti itu," pungkasnya.
Anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, semua pihak harus bijak untuk menyikap hasil Pilpres 2014. Menurut HT, kedua pihak harus menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada 22 Juli 2014 mendatang.
"Kalau mau bijak paling bagus tunggu hasil resmi 22 Juli. Perayaan kegembiraan dan kemenangan itu boleh saja, tapi kita harus membatasi diri jangan sampai memprovokasi masyarakat karena hasil akhir yang resmi baru 22 juli nanti. Media juga harus bijak," kata HT di kediaman Prabowo Subianto, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014).
Ketua Umum Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) ini mengaku optimis, jika keluar hasil resmi KPU, pasangan Prabowo-Hatta akan menjadi pemenang di Pilpres 2014. "Saya sangat optimis Prabowo yang menang. Menurut saya seperti itu," pungkasnya.
(maf)