Pilpres di Jateng Aman, Hanya Ada Gangguan Kecil
Rabu, 09 Juli 2014 - 19:20 WIB
Pilpres di Jateng Aman, Hanya Ada Gangguan Kecil
A
A
A
SEMARANG - Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Jawa Tengah berlangsung tertib dan aman. Tidak ada kejadian-kejadian yang membuat proses pesta demokrasi rakyat itu terganggu.
Hal tersebut ditegaskan Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali saat ditemui usai melakukan pengecekan TPS di Semarang, bersama Gubernur Jateng dan Pangdam IV Diponegoro di Semarang.
"Sejauh ini kondisi aman terkendali. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar tanpa ada gangguan apapun," kata dia, Rabu (9/7/2014).
Meski begitu, dia tidak menafikkan adanya gangguan-gangguan kecil yang terjadi selama proses pilpres berlangsung. Namun, gangguan tersebut mampu diatasi, sehingga tidak merebak dan menjadi besar.
"Ya ada (gangguan) yang kecil-kecil. Seperti di daerah Banyumas, ada laporan keributan salah satu pendukung capres dipukul oleh pendukung capres lainnya. Namun semuanya sudah bisa diatasi anggota kami di sana," imbuhnya.
Lebih lanjut, Nur Ali mengatakan, pengamanan pilpres yang dilakukannya tidak akan berhenti saat proses pemungutan suara usai. Namun, pihaknya juga akan mengawal sampai akhir proses itu.
"Termasuk kami mengantisipasi adanya gesekan-gesekan antar pendukung pasca perhitungan hasil suara dilakukan," paparnya.
Pihaknya, lanjut dia, juga akan menempatkan pasukan di jalanan-jalanan termasuk alun-alun masing-masing daerah untuk mengantisipasi adanya pawai yang dilakukan oleh simpatisan yang capres dukungannya menang.
"Arak-arakan massa akan kami kawal agar tidak terjadi pergesekan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu berlebihan menyikapi hasil pemilihan. Jika memang ingin pawai, kami harap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, proses pemilihan di wilayah hokum Polrestabes Semarang juga berjalan kondusif. Tidak ada permasalahan yang mengancam proses pencoblosan hingga perhitungan usai.
“Semuanya aman, sudah kita cek ke beberapa TPS di Kota Semarang, proses berjalan aman dan lancar,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono.
Meski begitu lanjut dia, pihaknya tetap akan waspada mengenai berbagai kemungkinan-kemungkinan lain yang terjadi pasca perhitungan surat suara. Sebab, saat itu tidak menutup kemungkinan ada pergesekan antar para pendukung.
“Ya kami harap tidak ada, kalaupun ada kami sudah siapkan pasukan lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan untuk mengantisipasi kontijensi di lapangan,” pungkasnya.
Hal tersebut ditegaskan Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali saat ditemui usai melakukan pengecekan TPS di Semarang, bersama Gubernur Jateng dan Pangdam IV Diponegoro di Semarang.
"Sejauh ini kondisi aman terkendali. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar tanpa ada gangguan apapun," kata dia, Rabu (9/7/2014).
Meski begitu, dia tidak menafikkan adanya gangguan-gangguan kecil yang terjadi selama proses pilpres berlangsung. Namun, gangguan tersebut mampu diatasi, sehingga tidak merebak dan menjadi besar.
"Ya ada (gangguan) yang kecil-kecil. Seperti di daerah Banyumas, ada laporan keributan salah satu pendukung capres dipukul oleh pendukung capres lainnya. Namun semuanya sudah bisa diatasi anggota kami di sana," imbuhnya.
Lebih lanjut, Nur Ali mengatakan, pengamanan pilpres yang dilakukannya tidak akan berhenti saat proses pemungutan suara usai. Namun, pihaknya juga akan mengawal sampai akhir proses itu.
"Termasuk kami mengantisipasi adanya gesekan-gesekan antar pendukung pasca perhitungan hasil suara dilakukan," paparnya.
Pihaknya, lanjut dia, juga akan menempatkan pasukan di jalanan-jalanan termasuk alun-alun masing-masing daerah untuk mengantisipasi adanya pawai yang dilakukan oleh simpatisan yang capres dukungannya menang.
"Arak-arakan massa akan kami kawal agar tidak terjadi pergesekan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu berlebihan menyikapi hasil pemilihan. Jika memang ingin pawai, kami harap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, proses pemilihan di wilayah hokum Polrestabes Semarang juga berjalan kondusif. Tidak ada permasalahan yang mengancam proses pencoblosan hingga perhitungan usai.
“Semuanya aman, sudah kita cek ke beberapa TPS di Kota Semarang, proses berjalan aman dan lancar,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono.
Meski begitu lanjut dia, pihaknya tetap akan waspada mengenai berbagai kemungkinan-kemungkinan lain yang terjadi pasca perhitungan surat suara. Sebab, saat itu tidak menutup kemungkinan ada pergesekan antar para pendukung.
“Ya kami harap tidak ada, kalaupun ada kami sudah siapkan pasukan lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan untuk mengantisipasi kontijensi di lapangan,” pungkasnya.
(san)