Dukung Capres Tertentu, Ponpes di Garut Dirusak Massa

Jum'at, 04 Juli 2014 - 23:13 WIB
Dukung Capres Tertentu,...
Dukung Capres Tertentu, Ponpes di Garut Dirusak Massa
A A A
GARUT - Aksi perusakan terjadi di Kampung Citeureup, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di lokasi ini, salah satu bangunan di Pondok Pesantren Ath Thaariq dirusak massa tak dikenal.

Diduga, penyerangan dan perusakan tersebut dipicu oleh adanya dukungan dari pengurus ponpes kepada pasangan calon presiden (Capres) Jokowi-JK.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Padahal, sehari sebelumnya, yaitu pada Kamis 3 Juli 2014, Capres Jokowi melakukan lawatan ke Garut.

Pimpinan Ponpes Ath Thaariq Ibang Lukmanuruddin menanggapi kasus anarkistis itu dengan tenang. “Ini resiko politik, mungkin sebagai tanda sayang kepada saya,” ujar Ibang Lukmanuruddin, Jumat (4/7/2014).

Menurut Ibang, penyerangan ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, lingkungan pesantren dalam keadaan sepi.

"Saat kejadian berlangsung hanya istri saya yang berada di lingkungan pesantren. Sementara saya bersama para santri tengah berada di luar pondok," tuturnya.

Peristiwa perusakan berlangsung cepat. Bahkan istrinya pun tidak dapat memastikan berapa orang yang melakukan penyerangan.

“Istri saya tidak tahu persis kejadiannya karena sedang berada di kamar, namun mendengar ribut-ribut di luar,” ujarnya.

Inisiator Kongres Jokowi se-Dunia yang pernah dihelat di Gedung Indonesia Menggugat beberapa waktu lalu ini memperkirakan, kerugian yang dialami akibat perusakan tersebut mencapai Rp20 juta.

Sekelompok massa tak dikenal itu merusak bangunan pembuatan obat herbal di samping pondok. "Semua obat dan peralatan pembuatan obat seperti pengering hancur," ucapnya.

Dia mengungkapkan, sebelum terjadi penyerangan, para santri di ponpesnya kerap mendapat intimidasi. Perlakuan ini berlangsung usai mereka memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pasangan Capres Jokowi-JK.

“Anak-anak ada yang diancam pakai celurit, dipalak dan lain sebagainya. Ancaman itu terjadi di daerah yang merupakan kantong-kantong politik penguasa saat ini,” ujar Ibang.

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dadang Garnadi, mengaku akan menyelidiki kasus penyerangan ini. “Belum. Kita akan cek dulu ke lokasi,” tukasnya.
(sms)
Berita Terkait
Peristiwa – peristiwa...
Peristiwa – peristiwa Penting yang Terjadi Saat Ramadan
JAKI: Kapolri Juga Pikirkan...
JAKI: Kapolri Juga Pikirkan Masalah Kemanusiaan dan Kedamaian Warga Wadas
Eglin Air Force Base...
Eglin Air Force Base Kembali Telan Korban Kali Ini F-35 Lightning
3 Peristiwa Mendebarkan...
3 Peristiwa Mendebarkan setelah Kematian
Peristiwa-peristiwa...
Peristiwa-peristiwa Penting yang Terjadi Saat Ramadan
Latar Belakang Terjadinya...
Latar Belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved