Jika Terpilih, Prabowo Jamin Pemerintahannya Tak Bisa Dibeli
Kamis, 03 Juli 2014 - 21:05 WIB
Jika Terpilih, Prabowo Jamin Pemerintahannya Tak Bisa Dibeli
A
A
A
BANDUNG - Calon Presiden Prabowo Subianto hadir dalam kampanye terbuka di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7/2014). Prabowo menjanjikan Indonesia tidak akan bisa dibeli atau diatur oleh negara lain.
Menurut Prabowo, Indonesia harus berdaulat. "Pemerintahan yang dibentuk nanti kalau saya terpilih nanti tentunya pemerintahan yang tidak bisa dibeli," kata Prabowo saat berorasi.
Prabowo bahkan berpesan soal pentingnya mempertahankan kedaulatan Indonesia. Lebih baik mati daripada Indonesia harus dibeli bangsa lain.
Di bagian lain orasinya, Prabowo mengingatkan apa yang sesungguhnya disebut demokrasi. Esensi dari demokrasi adalah kekuasaan yang berada di tangan rakyat. "Demo ialah rakyat, krasi adalah kuasa. Jadi demokrasi adalah rakyat yang berkuasa," tegas Prabowo.
Di Indonesia, ia menyebut ada pihak yang ingin mengubah demokrasi menjadi kleptoisasi. Para penguasa bukannya melayani masyarakat. Sebaliknya, mereka justru menjadi maling.
Ia pun kembali mengingatkan agar masyarakat Indonesia menggunakan hak pilihnya pada 9 Juli nanti. "Tanggal 9 Juli harus berbondong-bondong datang ke TPS. Karena taruhannya besar, anak-cucu kita," pungkas Prabowo.
Menurut Prabowo, Indonesia harus berdaulat. "Pemerintahan yang dibentuk nanti kalau saya terpilih nanti tentunya pemerintahan yang tidak bisa dibeli," kata Prabowo saat berorasi.
Prabowo bahkan berpesan soal pentingnya mempertahankan kedaulatan Indonesia. Lebih baik mati daripada Indonesia harus dibeli bangsa lain.
Di bagian lain orasinya, Prabowo mengingatkan apa yang sesungguhnya disebut demokrasi. Esensi dari demokrasi adalah kekuasaan yang berada di tangan rakyat. "Demo ialah rakyat, krasi adalah kuasa. Jadi demokrasi adalah rakyat yang berkuasa," tegas Prabowo.
Di Indonesia, ia menyebut ada pihak yang ingin mengubah demokrasi menjadi kleptoisasi. Para penguasa bukannya melayani masyarakat. Sebaliknya, mereka justru menjadi maling.
Ia pun kembali mengingatkan agar masyarakat Indonesia menggunakan hak pilihnya pada 9 Juli nanti. "Tanggal 9 Juli harus berbondong-bondong datang ke TPS. Karena taruhannya besar, anak-cucu kita," pungkas Prabowo.
(zik)