Mahyudin Minta Rp500 Juta ke Wafid untuk Pemenangan Andi
Kamis, 03 Juli 2014 - 17:28 WIB
Mahyudin Minta Rp500 Juta ke Wafid untuk Pemenangan Andi
A
A
A
JAKARTA - Mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram tidak membatah bahwa Ketua Komisi X saat itu Mahyudin pernah meminta uang terhadap dirinya. Hal itu untuk kepentingan Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010 lalu.
"Iya pernah," kata Wafid saat bersaksi untuk mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/7/2014.
Mahyudin, kata Wafid, membutuhkan dana untuk pemenangan Andi Alfian Mallarangeng, sebagai kandidat calon Ketua Umum Partai Demokrat waktu itu.
"Awalnya Prof Mahyudin datang ketempat saya menyampaikan bahwa beliau akan mengikuti Kongres Partai Demokrat di Bandung, beliau menyampaikan perlu dana untuk pemenangan Andi Mallarangeng," kata Wafid.
Wafid mengaku, menyarankan Mahyudin untuk melapor terlebih dahulu kepada Andi yang saat itu menjabat sebagai Menpora. Mahyudin menyampaikan Andi sudah menyetujuinya setelah beberapa hari kemudian.
"Meminta Rp500 juta tapi belakangan menjadi Rp600 juta. Setahu saya beliau anggota Partai Demokrat," kata Wafid.
Apakah selain Mahyudin, apa ada pendukung terdakwa (Anas) yang meminta bantuan kepada saksi untuk kepentingan kongres? Wafid menegaskan, tidak ada pendukung Anas meminta uang.
"Saya tidak tahu siapa pendukung beliau (Anas), tapi tidak ada," tegasnya.
"Iya pernah," kata Wafid saat bersaksi untuk mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/7/2014.
Mahyudin, kata Wafid, membutuhkan dana untuk pemenangan Andi Alfian Mallarangeng, sebagai kandidat calon Ketua Umum Partai Demokrat waktu itu.
"Awalnya Prof Mahyudin datang ketempat saya menyampaikan bahwa beliau akan mengikuti Kongres Partai Demokrat di Bandung, beliau menyampaikan perlu dana untuk pemenangan Andi Mallarangeng," kata Wafid.
Wafid mengaku, menyarankan Mahyudin untuk melapor terlebih dahulu kepada Andi yang saat itu menjabat sebagai Menpora. Mahyudin menyampaikan Andi sudah menyetujuinya setelah beberapa hari kemudian.
"Meminta Rp500 juta tapi belakangan menjadi Rp600 juta. Setahu saya beliau anggota Partai Demokrat," kata Wafid.
Apakah selain Mahyudin, apa ada pendukung terdakwa (Anas) yang meminta bantuan kepada saksi untuk kepentingan kongres? Wafid menegaskan, tidak ada pendukung Anas meminta uang.
"Saya tidak tahu siapa pendukung beliau (Anas), tapi tidak ada," tegasnya.
(kri)