Surat Franz Magnis Dinilai Berbahaya

Kamis, 03 Juli 2014 - 07:06 WIB
Surat Franz Magnis Dinilai...
Surat Franz Magnis Dinilai Berbahaya
A A A
JAKARTA - Surat yang ditulis pakar etika politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat (STF) Driyarkara, Romo Franz Magnis Suseno beredar di media sosial Facebook dan situs laskarjokowi.com.

Dalam situs itu, Romo menyatakan kekhawtirannya jika Prabowo Subianto menjadi pemimpin negeri ini karena dukungan pihak-pihak yang disebutnya sebagai garis keras. Menurut Magnis dalam surat tersebut, jika Prabowo terpilih maka nantinya akan tersandera dengan kelompok garis keras.

Pengamat Media dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Iswandi Syahputra mengaku sudah membaca surat Magnis yang beredar di dunia maya. "Pernyataan seperti itu jelas berbahaya," kata Pengamat Media dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Iswandi Syahputra kepada Sindonews, Rabu (2/7/2014) malam.

Menurut Iswandi, argumentasi yang disampaikan Magnis dalam surat tersebut tidak memiliki dasar. "Kalau yang berbicara seorang akademisi, misalnya didasarkan atas riset. Itu tidak masalah. Tapi ini yang berbicara adalah seorang pakar etika," tuturnya.

Dia menilai pernyataan Magnis justru berpotnesi menyinggung kelompok Islam karena bisa ditafsirkan sebagai bentuk provokasi. Apalagi disampaikan saat puasa dan menjelang pelaksanaan pilpres. "Tentu saya yakin Magnis tidak sedang mengigau," tandasnya.

Jika menilik surat tersebut, dia menduga Magnis sedang berpolitik. Menurut dia, berpolitik itu tidak hanya hanya menyatakan memberikan dukungan, tapi menolak pihak lain juga bisa diartikan sebagai dukungan. "Saya menyarahkan Magnis meminta maaf," katanya.
(dam)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved