Timses dan Relawan, Kampanye Jangan Singgung 3 Hal Ini
Kamis, 26 Juni 2014 - 23:06 WIB
Timses dan Relawan, Kampanye Jangan Singgung 3 Hal Ini
A
A
A
JAKARTA - Persaingan kedua kubu untuk mengantar capres unggulannya ke RI 1 makin sengit. Namun diingatkan, kampanye negatif yang dilakukan kedua kubu tidak menyinggung tiga hal.
Menurut pengamat media Universitas Islam (UIN) Sunan Kalijaga Iswandi Syahputra, tiga hal yang disarankannya agar dihindari tim sukses dan relawan dari masing-masing kubu adalah, terkait fisik, keyakinan, dan privasi.
"Kalau Jokowi kurus, itu tidak boleh dikatakan. Atau dia Jawa, enggak boleh dihina. Misal Prabowo belum nikah, itu enggak boleh diganggu. Kata poinnya adalah negative campaigne untuk urusan publik (kebijakan publik) saja," ujarnya saat ditemui Sindonews usai acara diskusi di Kantor KAHMI, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (26/6/2014).
Menghindari tiga hal kampanye negatif itu, kata Iswandi, agar demokrasi di Indonesia berjalan baik dan lebih matang. Dia yakin, jika negative campaigne tersebut massif dilakukan, demokrasi kita akan lebih matang.
"Pemilih-pemilih tipe emosional akan berubah menjadi pemilih rasional. Mereka akan mengalami proses rasionalisasi," tuntasnya.
Menurut pengamat media Universitas Islam (UIN) Sunan Kalijaga Iswandi Syahputra, tiga hal yang disarankannya agar dihindari tim sukses dan relawan dari masing-masing kubu adalah, terkait fisik, keyakinan, dan privasi.
"Kalau Jokowi kurus, itu tidak boleh dikatakan. Atau dia Jawa, enggak boleh dihina. Misal Prabowo belum nikah, itu enggak boleh diganggu. Kata poinnya adalah negative campaigne untuk urusan publik (kebijakan publik) saja," ujarnya saat ditemui Sindonews usai acara diskusi di Kantor KAHMI, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (26/6/2014).
Menghindari tiga hal kampanye negatif itu, kata Iswandi, agar demokrasi di Indonesia berjalan baik dan lebih matang. Dia yakin, jika negative campaigne tersebut massif dilakukan, demokrasi kita akan lebih matang.
"Pemilih-pemilih tipe emosional akan berubah menjadi pemilih rasional. Mereka akan mengalami proses rasionalisasi," tuntasnya.
(hyk)