ISI Ungkap Elektabilitas Prabowo-Hatta Kian Melejit

Senin, 23 Juni 2014 - 14:59 WIB
ISI Ungkap Elektabilitas...
ISI Ungkap Elektabilitas Prabowo-Hatta Kian Melejit
A A A
JAKARTA - Tingkat elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melejit dari waktu-waktu sebelumnya, dibandingkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Hal demikian berdasarkan hasil survei yang dilakukan tanggal 15 Juni hingga 21 Juni 2014 di 33 Provinsi, oleh Institut Survei Indonesia (ISI).

"Setelah kami memetakan tingkat polularitas dan elektabilitas dari masing-masing capres, ya tentu kami telah menemukan hasilnya," kata Direktur ISI Haris Baginda di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014).

"Yakni tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta melejit dari waktu-waktu sebelumnya ketimbang tingkat elektabilitas Jokowi-Jusuf Kalla," imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada riset per tanggal 18-24 Mei 2014, tingkat elektabilitas Jokowi-Jusuf Kalla memang tingggi dan mencapai 52,73 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta hanya 47,27 persen.

Kemudian, pada 7 Juni 2014 tingkat elktabilitas Jokowi-Jusuf Kalla justru meredup, yakni hanya mendapatkan 49,75 persen. Sementara Prabowo-Hatta meningkat mencapai 50,25 persen.

"Dan yang terakhir dalam riset 15-21 Juni, tingkat elektabilitas Jokowi-JK hanya mencapai 48,82 persen, sedangkan Prabowo-Hatta terus naik mencapai 51,18 persen," katanya.

Maka dari itu, ISI memprediksi pada bulan Juli nanti, tingkat elektabilitas Prabowo-Hatta melonjak hingga 54,25 persen, sedangkan Jokowi-JK hanya 45,75 persen.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk sifat capres yang diinginkan rakyat dalam konteks religius dan amanah Prabowo-Hatta mendapatkan 29,81 persen, sedangkan Jokowi-JK mendapatkan 28,75 persen.

Sedangkan dalam konteks Adil dan Jujur Prabowo Hatta mendapatkan 23,73 persen sedangkan Jokowi-JK 22,39 persen. "Sedangkan dalam kategori Tegas dan Bijaksana Prabowo-Hatta mendapatkan 18,46 persen," ungkapnya.

"Untuk Jokowi-JK 15,52 persen. Dan untuk kategori Sederhana dan Simpatik, Prabowo-Hatta hanya mendapatkan 12,34 persen dan Jokowi-JK mendapatkan 14,23 persen," tuturnya.

Sekadar diketahui, riset terakhir ISI dilakukan pada tanggal 15-21 Juni 2014 di 33 Provinsi secara proporsional baik dalam DPT maupun jumlah publik di Indonesia.

Dengan metode wawancara langsung kepada calon-calon responden di 33 provinsi. Jumlah Responden 999 orang. "Sebagai contoh Jawa Barat yang jumlah DPT-nya 32,558,420 orang," ucapnya.

"Maka jumlah sampelnya yang kita ambil sebanyak 175 responden. Dan di Papua Barat yang jumlah DPT-nya jauh lebih sedikit yakni 708,946 maka jumlah sampelnya kita ambil hanya empat orang," tutur Haris.

Survei tersebut dilakukan dengan sampel acak berjenjang atau multistage random sampling, dengan margin of error sebesar tiga persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
(maf)
Berita Terkait
Survei Ungkap Pentingnya...
Survei Ungkap Pentingnya Sentuhan Manusia di Era Adopsi AI oleh Brand di Indonesia
Hasil Survei ASI, Elektabilitas...
Hasil Survei ASI, Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Kejar-kejaran di Basis NU Jawa Timur
Laboratorium Psikologi...
Laboratorium Psikologi Politik UI Rilis Survei Nasional, Polarisasi Politik Di Indonesia: Mitos Atau Fakta
Rilis Survei ARSC: Titik...
Rilis Survei ARSC: Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024
Nama Lembaga Survei...
Nama Lembaga Survei Indikator Dicatut Relawan Cagub di Pilkada Kalteng
Elektabilitas Puan Naik...
Elektabilitas Puan Naik 2%, Diduga Efek Perselisihan PDIP-Ganjar Pranowo
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved