Muktamar PPP Akan Dilakukan Setelah Pilpres

Jum'at, 20 Juni 2014 - 12:24 WIB
Muktamar PPP Akan Dilakukan...
Muktamar PPP Akan Dilakukan Setelah Pilpres
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya menetapkan muktamar akan dilaksanakan sebulan setelah pemilu presiden (Pilpres) 2014.

"Muktamar menurut hasil mukernas PPP, sebulan setelah pilres, jadi 9 Agustus," kata Wakil Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2014).

Desakan muktamar dipercepat oleh sejumlah kader PPP terus mengemuka setelah Suryadharma Ali (SDA) sebagai ketua umum ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi haji oleh KPK.

Namun, dia tidak menampik kemungkinan muktamar dilakukan sebelum jadwal yang telah ditentukan saat mukernas. "Bisa juga sebelumnya muktamar ya, kita lihat," imbuhnya.

Mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) ini mengaku, pihaknya akan mentaati aturan partai yang telah ditentukan. "Kalau saya taat asas aturan partai saja, kemarin keputusan Mukernas di Cisarua sebulan setelah pilpres," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved