Debat Capres Sesi 3, Prabowo di Atas Angin
Kamis, 19 Juni 2014 - 07:36 WIB
Debat Capres Sesi 3, Prabowo di Atas Angin
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Prabowo Subianto akan diuntungkan dalam debat capres sesi tiga. Pasalnya, Prabowo dianggap lebih paham tentang tema ketahanan nasional dan politik internasional dibandingkan Capres Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik, pengalaman Prabowo di dunia militer bisa menjadi bekal yang sangat baik untuk menghadapi Jokowi di debat capres sesi tiga.
"Ya semestinya begitu, apalagi Jokowi sama sekali enggak punya pengalaman di bidang ini. Debat minggu nanti semestinya Prabowo di atas angin. Ditambah lagi kelebihan dia soal public speaking dibanding Jokowi," ujar dia ketika dihubungi Sindonews, Kamis (19/6/2014).
Ia juga melihat Jokowi tak punya pengalaman yang cukup mumpuni dalam dunia internasional. Menurutnya, selama ini lebih banyak menyoroti masalah domestik ketimbang internasional.
"Saya tidak melihat Jokowi terlalu paham soal internasional. Lihat aja jawaban dia soal AEC, kacau berat," tandasnya.
Karena itu, kata Taufan, Jokowi harus mempersiapkan diri dengan baik debat dengan tema ketahanan nasional dan politik internasional tersebut. Jika tidak, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bulan-bulanan Prabowo di debat nanti.
"Jokowi harus bersiap-siap untuk debat nanti. Kecuali kalau Prabowo berani frontal menanyai balik setiap jawaban jokowi, nah itu baru Jokowi bisa bingung. Tapi kalau debatnya kayak dua debat sebelumnya, maka memahami sedikit saja, sudah cukup. Sebab tak ada pendalaman dari pihak lawan," jelasnya.
Menurut Pengamat Politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik, pengalaman Prabowo di dunia militer bisa menjadi bekal yang sangat baik untuk menghadapi Jokowi di debat capres sesi tiga.
"Ya semestinya begitu, apalagi Jokowi sama sekali enggak punya pengalaman di bidang ini. Debat minggu nanti semestinya Prabowo di atas angin. Ditambah lagi kelebihan dia soal public speaking dibanding Jokowi," ujar dia ketika dihubungi Sindonews, Kamis (19/6/2014).
Ia juga melihat Jokowi tak punya pengalaman yang cukup mumpuni dalam dunia internasional. Menurutnya, selama ini lebih banyak menyoroti masalah domestik ketimbang internasional.
"Saya tidak melihat Jokowi terlalu paham soal internasional. Lihat aja jawaban dia soal AEC, kacau berat," tandasnya.
Karena itu, kata Taufan, Jokowi harus mempersiapkan diri dengan baik debat dengan tema ketahanan nasional dan politik internasional tersebut. Jika tidak, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bulan-bulanan Prabowo di debat nanti.
"Jokowi harus bersiap-siap untuk debat nanti. Kecuali kalau Prabowo berani frontal menanyai balik setiap jawaban jokowi, nah itu baru Jokowi bisa bingung. Tapi kalau debatnya kayak dua debat sebelumnya, maka memahami sedikit saja, sudah cukup. Sebab tak ada pendalaman dari pihak lawan," jelasnya.
(kri)