Wacana Lembaga Khusus Haji Perlu Kajian Mendalam

Rabu, 18 Juni 2014 - 14:29 WIB
Wacana Lembaga Khusus...
Wacana Lembaga Khusus Haji Perlu Kajian Mendalam
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Leida Hanifa Amaliah mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) harus mempertimbangkan keinginanya untuk badan khusus tersebut dikelola oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal ini disebabkan, dana tersebut berkaitan dengan dana publik dan harus ada prinsip kehati-hatian. Selain itu khusus pengelolaan keuangan haji, ada unsur investasi di dalamnya dengan patokan syariah dan aman.

"Seharusnya diisi bukan oleh PNS, sipil biasa namun profesional dan memahami pengelolaan dana umat," kata Leida saat dihubungi KORAN SINDO, Rabu (18/6/2014).

Dari perbaikan sistem ini, lanjut Leida, beberapa catatan seperti yang diusulkan KPK untuk monatorium pendaftaran. Namun hal tersebut, perlu ditinjau dari berbagai hal terkait mengatasi antrian calon jemaah haji yang sudah mencapai 2 juta orang.

Selain itu, pembuatan rekening tersebut apakah atas nama jemaah atau atas nama pemerintah. Jika di Malaysia rekening tersebut atas nama jemaah sampai batas minimal biaya penyelenggaraan haji. "Yang manfaatnya akan menjadi subsidi bagi jemaah yang pertama berhaji dari bagian putaran dana investasi tersebut," ucapnya.

"Ini akan dibahas dalam inventaris masalah yang akan dibahas dalam waktu dua minggu ke depan. Jika ada keselarasan maka RUU akan cepat selesai," imbuhnya.

Untuk itu, akan ada beberapa sistem yang akan diatur. Guna mencegah kesalahpahaman dalam terkumpulnya uang dalam rekening besar. "Kita juga harus melihat apakah bank penerima setoran siap mengelolanya. Karena antrian kita sudah banyak dan kuota pun kena pemotongan," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved