JK Dinilai Politisi Biasa

Kamis, 12 Juni 2014 - 06:19 WIB
JK Dinilai Politisi...
JK Dinilai Politisi Biasa
A A A
JAKARTA - Kubu Prabowo-Hatta menyayangkan pertanyaan Cawapres Jokowi, Jusuf Kalla (JK) terkait pelanggaran HAM masa lalu ke Prabowo saat debat kandidat Capres-cawapres, Senin 9 Juni 2014 lalu. Karena, permasalahan itu sudah tuntas sejak lama.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Fadli Zon mengatakan, karena JK pernah menjabat sebagai wakil presiden. Seharusnya, kata Fadli, JK lebih paham soal kasus tersebut.

"Saya pikir tadinya negarawan, ternyata politik biasa. Levelnya samalah sama saya. Mungkin lebih rendah dikit dari saya. Ya kan? Karena dia itu pernah menjadi wakil presiden, masa pertanyaan seperti itu," katanya di Jakarta, Rabu 11 Juni 2014.

Atas pertanyaan itu, Fadli Zon mempertanyakan kinerja JK saat menjabat sebagai Wapres SBY kala itu. Meskipun, kata dia, pihaknya tidak mempermasalahkan pertanyaan itu.

"Dia waktu jadi wakil presiden apa yang dia kerjakan? Soal itu sah-sah juga ditanyakan. Tapi kita juga boleh dong menilai, bahwa dia kelasnya politisi biasa," katanya.

Menurut politikus Partai Gerindra ini, JK seharusnya tidak menanyakan perihal pelanggaran HAM masa lalu. Karena, ketika JK menjabat wakil presiden, tidak ada usah-usaha pengungkapan kasus HAM yang terjadi di masa lalu.

"Saya kira kubu sebelah ingin cari celah untuk dipermainkan. Tapi cuma kita enggak menyangka saja, itu dilakukan oleh JK. Memang di zaman dia jadi wakil presiden apa yang dia lakukan terhadap kasus-kasus di masa lalu. Ada enggak? Tidak ada kan. Yang ada justru terjadi pelanggaran HAM di zaman Mega juga," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
TPD DKI Jakarta: Ganjar...
TPD DKI Jakarta: Ganjar Sukses Yakinkan Rakyat di Debat Perdana
Pendukung Paslon Saling...
Pendukung Paslon Saling Adu Yel-yel Jelang Debat Kedua Cawapres di JCC Senayan
Debat Cawapres Pemilu...
Debat Cawapres Pemilu 2024, Adu Gagasan Terkait Ekonomi Kerakyatan, Ekonomi Digital Hingga Infrastruktur
YouTuber Berpeluang...
YouTuber Berpeluang Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres 2024
TPD Ganjar-Mahfud DKI...
TPD Ganjar-Mahfud DKI Jakarta Gelar Nobar Debat di 1.000 Titik
Berita Terkini
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved