Soal Kekerasan Mei 98, Prabowo Minta JK Tanya Atasan
Senin, 09 Juni 2014 - 22:11 WIB
Soal Kekerasan Mei 98, Prabowo Minta JK Tanya Atasan
A
A
A
JAKARTA - Ada yang menarik dari jawaban capres Prabowo Subianto menanggapi pertanyaan calon wakil presiden Jusuf Kalla terkait proses penanganan masalah HAM.
Dari pertanyaan Jusuf Kalla (JK) diketahui menyinggung soal penanganan HAM yang terjadi pada kurun waktu 1998. Prabowo menegaskan, dirinya hanya menjalankan tugas sebagai abdi negara, sebagai prajurit.
"Saya sangat tegas kepada kelompok yang merakit bom. Di Singapura saja orang merakit bom terkena hukuman mati. Di sini orang seenaknya membuat bom. Maka saya harus tegas bahwa tindakan itu menyakiti orang banyak," ungkap Prabowo, saat sesi tanya jawab debat capres cawapres, di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014).
Mendengar jawaban Prabowo yang dinilai kurang memuaskan, JK kembali bertanya soal kekerasan yang terjadi pada kurun 1998 yang dianggap tak menggunakan kekuatan bom, melainkan kekerasan biasa.
"Kalau tadi disinggung soal kekerasan dengan menggunakan bom, maka 98 tidak menggunakan itu. Bagaimana instruksi atasan bapak (Prabowo) saat itu?" tanya JK.
Mendapati pertanyaan itu, Prabowo menjawab dengan santai bahwa apa yang dikerjakan karena perintah atasan. "Saya menjalankan perintah atasan. Jadi silakan bapak tanya ke atasan saya," tungkas Prabowo.
Dari pertanyaan Jusuf Kalla (JK) diketahui menyinggung soal penanganan HAM yang terjadi pada kurun waktu 1998. Prabowo menegaskan, dirinya hanya menjalankan tugas sebagai abdi negara, sebagai prajurit.
"Saya sangat tegas kepada kelompok yang merakit bom. Di Singapura saja orang merakit bom terkena hukuman mati. Di sini orang seenaknya membuat bom. Maka saya harus tegas bahwa tindakan itu menyakiti orang banyak," ungkap Prabowo, saat sesi tanya jawab debat capres cawapres, di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6/2014).
Mendengar jawaban Prabowo yang dinilai kurang memuaskan, JK kembali bertanya soal kekerasan yang terjadi pada kurun 1998 yang dianggap tak menggunakan kekuatan bom, melainkan kekerasan biasa.
"Kalau tadi disinggung soal kekerasan dengan menggunakan bom, maka 98 tidak menggunakan itu. Bagaimana instruksi atasan bapak (Prabowo) saat itu?" tanya JK.
Mendapati pertanyaan itu, Prabowo menjawab dengan santai bahwa apa yang dikerjakan karena perintah atasan. "Saya menjalankan perintah atasan. Jadi silakan bapak tanya ke atasan saya," tungkas Prabowo.
(hyk)