Jokowi Kembali Tegaskan Dirinya Sudah Haji
Sabtu, 07 Juni 2014 - 18:16 WIB
Jokowi Kembali Tegaskan Dirinya Sudah Haji
A
A
A
BOGOR - Calon presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan huruf H di depan namanya ialah titel Haji. Karena itu, kabar yang menyebut H adalah Herbertus merupakan kampanye hitam (black campaign).
Hal itu ditegaskannya saat melaksanakan kampanye terbuka di Kabupaten Bogor. Ia meminta agar masyarakat tak termakan isu yang menyebut dirinya memiliki nama Herbertus.
"Saya naik haji tahun 2003 jadi saya jelaskan, nanti ada fitnah-fitnah aja nanti," ujar Jokowi di Kecamatan Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
Dirinya mengaku semula tak ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya pernah menunaikan ibadah haji, namun karena diserang isu tak sedap langkah-langkah pembuktian pun dilakukan.
"(Huruf) H di depan saya itu Haji Jokowi. Agak terpaksa saya sombong sedikit karena difitnah, terpaksa saya edarkan (saya sudah haji). Karena kalau tidak fitnah terus," tegasnya.
Dengan penjelasan itu, Jokowi berharap masyarakat tak lagi termakan kabar-kabar yang menyebut dirinya bukan orang nonmuslim.
"Jangan kemakan isu, karena cari kesalahan saya enggak ada, dosa politik tidak ada, paling gampang apa? Fitnah menyampaikan fitnah-fitnah," pungkasnya.
Hal itu ditegaskannya saat melaksanakan kampanye terbuka di Kabupaten Bogor. Ia meminta agar masyarakat tak termakan isu yang menyebut dirinya memiliki nama Herbertus.
"Saya naik haji tahun 2003 jadi saya jelaskan, nanti ada fitnah-fitnah aja nanti," ujar Jokowi di Kecamatan Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2014).
Dirinya mengaku semula tak ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya pernah menunaikan ibadah haji, namun karena diserang isu tak sedap langkah-langkah pembuktian pun dilakukan.
"(Huruf) H di depan saya itu Haji Jokowi. Agak terpaksa saya sombong sedikit karena difitnah, terpaksa saya edarkan (saya sudah haji). Karena kalau tidak fitnah terus," tegasnya.
Dengan penjelasan itu, Jokowi berharap masyarakat tak lagi termakan kabar-kabar yang menyebut dirinya bukan orang nonmuslim.
"Jangan kemakan isu, karena cari kesalahan saya enggak ada, dosa politik tidak ada, paling gampang apa? Fitnah menyampaikan fitnah-fitnah," pungkasnya.
(kri)