Hindari Kecurigaan, Bawaslu Minta Peran Aktif Publik

Jum'at, 06 Juni 2014 - 16:33 WIB
Hindari Kecurigaan,...
Hindari Kecurigaan, Bawaslu Minta Peran Aktif Publik
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap kepada publik, yang ingin mengetahui data pemilih, agar langsung meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu untuk menghindari kecurigaan publik atas dugaan tindakan oknum Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang diduga melakukan pendataan kepada masyarakat.

Menurut pimpinan Bawaslu, Nelson Simanjuntak, cara tersebut sekaligus untuk menjaga netralitas TNI dan Polri pada pemilihan presiden (pilpres).

Sebab, dengan insiden dugaan pendataan penduduk oleh oknum Babinsa, kini netralitas posisi TNI dan Polri kembali dipertanyakan.

"Kalau toh mereka mau tahu keadaan di sekeliling, sebagai pembina desa mereka bisa dapatkan data-data melalui KPU," ujar Nelson, di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Dia melanjutkan, jika akhirnya memang ada keterlibatan pihak Babinsa yang melakukan pendataan kepada warga, katanya, hal tersebut tidak pernah dibenarkan.

Pasalnya, tugas pendataan tidak dilakukan oleh TNI atau Polri, melainkan menjadi tugas Dinas Pencatatan dan Kependudukan Kementerian Dalam Negeri.

Apalagi, kata Nelson, pendataan tersebut dilakukan disaat momen pemilu presiden seperti sekarang ini. "Namanya juga tentara kan urusannya sebenarnya urusan keamanan perang, ada ketakutan juga masyarakat," ungkapnya.

Selanjutnya, tambah dia, karena Undang-undang Pemilu masih melarang anggota TNI dan Polri untuk berpolitik atau menggunakan hak piliknya, maka masing-masing alat keamanan negara tersebut tetap bersikap netral.

"Supaya TNI masih berdiri di atas kepentingan semua pihak sesuai dengan sumpah mereka, mereka akan berada di atas kepentingan negara," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved