Tuduhan Prabowo Terlibat Kasus HAM Cuma Black Campaign

Jum'at, 06 Juni 2014 - 14:52 WIB
Tuduhan Prabowo Terlibat...
Tuduhan Prabowo Terlibat Kasus HAM Cuma Black Campaign
A A A
JAKARTA - Dukungan dari sejumlah eksponen aktivis 98 kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), mendapat kritikan.

Kritikan itu datang dari aktivis yang tergabung dalam Elemen Nusantara (Elnusa) 2000. Elnusa menilai, sejumlah eksponen aktivis pendukung Jokowi-JK terlihat mendramatisir sejumlah kasus kerusuhan 1998 silam.

Termasuk, yang mengaitkan nama capres Prabowo Subianto atas kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Elnusa berpendapat, upaya sejumlah aktivis 98 yang mengaitkan nama Prabowo, semata untuk kepentingan politik di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

"Kita akan bekerja menjelaskan kebenaran yang utuh, bukan sepotong-potong. Mensiarkan ke masyarakat, pemuda dan mahasiswa, bahwa masalah HAM yang dituduhkan oleh sebagian kalangan terhadap Prabowo, hal tersebut sudah masuk dalam bentuk black campaign (kampanye hitam)," ujar Kordinator Nasional Elnusa 2000 Andry Kurniawan dalam keterangannya, Jumat (6/6/2014).

Jika sejumlah eksponen aktivis 98 mendukung Jokowi-JK, Elemen Nusantara (Elnusa) 2000 ini lebih mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. "Seruan dukungan terhadap Prabowo-Hatta Rajasa akan terus disiarkan ke pelosok daerah," ucapnya.

Menurut dia, konsolidasi Elnusa 2000 untuk Prabowo-Hatta Rajasa lebih baik dan akan terus dilanjutkan diberbagai daerah di tanah air.

Hal senada diungkapkan Koordinator Elnusa 2000 wilayah Jawa Barat, Aufarico. Dia menilai sejumlah eksponen aktivis 98 pendukung Jokowi-JK itu sudah mengkhianati amanat reformasi.

Dirinya menjelaskan, kehadiran Elnusa 2000 adalah jawaban kekecewaan terhadap eksponen aktivis 98, yang mendukung pasangan nomor urut dua, Jokowi-JK.

"Kami sudah memberi ruang pada aktivis 98 untuk melakukan perubahan, sejak awal Pemilu 2004 sampai pada pemilu 2009, dan hasilnya nol " katanya.

Elnusa justru melihat, para eksponen aktivis 98 itu telah melupakan cita-cita reformasi dengan menikmati kursi kekuasaan serta bergabung mendukung pasangan Jokowi-JK.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Infografis
Edhy Prabowo Dituntut...
Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara di Kasus Ekspor Benur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved