Mahfud: Pidato Tak Cukup Ambil Hati Rakyat
Rabu, 04 Juni 2014 - 02:44 WIB
Mahfud: Pidato Tak Cukup Ambil Hati Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Beretorika lewat pidato terkadang penting untuk menggugah semangat simpatisan. Namun, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD menilai, pidato tak cukup untuk bisa mengambil hati rakyat.
Mahfud menjelaskan, saat ini tim pemenangan Prabowo-Hatta harus sering-sering bermain di pintu-pintu hati rakyat. Menurutnya, timnya tidak menggunakan pidato di hadapan rakyat, dan pidato pun tidak cukup untuk mengambil hati rakyat.
"Kita tidak pakai pidato-pidato, dan tidak cukup pidato untuk ambil sisa-sisanya (suara rakyat)," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu kepada wartawan usai konsolidasi kepala daerah pendukung Prabowo-Hatta di Hotel Four Season di Jakarta, Selasa 3 Juni 2014 malam.
Selain itu, menurut Mahfud, pertarungan yang sengit itu adanya di Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tetapi, tim Prabowo-Hatta tidak hanya akan merebut dan mengandalkan suara di wilayah Jawa saja. Tapi juga di luar Jawa. "Target kita 51 persen. Dan kita di atas," imbuhnya.
Strategi pemenangannya, kata dia, tim Prabowo-Hatta banyak masuk ke pesantren, nelayan, dan petani. Tim akan banyak turun ke bawah, dan membaur dengan mereka, mendengarkan harapan-harapan mereka, dan hal itu sudah mulai dilakukan. "Kita akan masuk ke pintu hati rakyat," tutupnya.
Mahfud menjelaskan, saat ini tim pemenangan Prabowo-Hatta harus sering-sering bermain di pintu-pintu hati rakyat. Menurutnya, timnya tidak menggunakan pidato di hadapan rakyat, dan pidato pun tidak cukup untuk mengambil hati rakyat.
"Kita tidak pakai pidato-pidato, dan tidak cukup pidato untuk ambil sisa-sisanya (suara rakyat)," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu kepada wartawan usai konsolidasi kepala daerah pendukung Prabowo-Hatta di Hotel Four Season di Jakarta, Selasa 3 Juni 2014 malam.
Selain itu, menurut Mahfud, pertarungan yang sengit itu adanya di Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tetapi, tim Prabowo-Hatta tidak hanya akan merebut dan mengandalkan suara di wilayah Jawa saja. Tapi juga di luar Jawa. "Target kita 51 persen. Dan kita di atas," imbuhnya.
Strategi pemenangannya, kata dia, tim Prabowo-Hatta banyak masuk ke pesantren, nelayan, dan petani. Tim akan banyak turun ke bawah, dan membaur dengan mereka, mendengarkan harapan-harapan mereka, dan hal itu sudah mulai dilakukan. "Kita akan masuk ke pintu hati rakyat," tutupnya.
(mhd)