Hashim: 90% Dana Kampanye Jokowi di Pilkada DKI dari Saya

Selasa, 03 Juni 2014 - 00:52 WIB
Hashim: 90% Dana Kampanye...
Hashim: 90% Dana Kampanye Jokowi di Pilkada DKI dari Saya
A A A
JAKARTA - Sekitar 90% biaya kampanye Joko Widodo (Jokowi) saat maju bersama Basuki T Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 lalu, berasal dari adik kandung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hashim S Djojohadikusumo.

Hal itu diungkapkan Hashim di sela-sela acara diskusi bertema 'Gereja Mendengar Visi-Misi Capres 2014' yang digelar Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Jakarta, Senin (2/6/2014).

"Yang biayai kendaraan kampanye Jokowi itu saya 90%. Saya hitung Rp52,5 miliar keluar dari kocek saya," ujar Hashim S Djojohadikusumo yang juga selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Saat Pilkada DKI Jakarta, dia mengungkapkan bahwa Jokowi sering menemuinya. Sekira satu atau dua kali dalam seminggu selama dua atau tiga bulan.

Dirinya menambahkan, Jokowi saat itu mengatakan hanya dirinyalah yang dapat membantu dalam hal pendanaan kampanye. "Jadi, saya sudah dibohongi Jokowi selama 1,5 tahun," kata Hashim.

Hal yang diungkapkan Hashim itu bukan tanpa sebab. Dirinya berani buka-bukaan demikian, lantaran Luhut Pandjaitan selaku juru bicara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla yang juga hadir di acara diskusi itu, dianggapnya sudah menyerang karakter Prabowo.

Sebelumnya, Luhut mengatakan, bahwa Indonesia meski dipimpin oleh Presiden yang tidak tempramental. Luhut tak menyebut secara gamblang bahwa yang tempramental itu adalah Prabowo. Kendati demikian, Hashim tetap menilai Luhut telah menyerang karakter kakak kandungnya.

Dalam kesempatan itu, Hashim juga mengungkapkan bahwa yang membawa Jokowi ke kontestasi Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 bukanlah Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri, melainkan Prabowo Subianto.

Dirinya menjelaskan, Prabowo yang meyakinkan Megawati untuk mendukung Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, kala itu.
(hyk,whb)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved